Pemesanan Tiket Bus Secara Online di Indonesia Baru Capai 50 Persen

2026-01-12 04:44:57
Pemesanan Tiket Bus Secara Online di Indonesia Baru Capai 50 Persen
- Pemesanan tiket bus secara online di Indonesia saat ini baru mencapai 50 persen."Operator bus di Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga konektivitas bangsa, selain itu redBus hadir juga untuk mendorong digitalisasi bus di tanah air, yang saat ini baru 50 persen,” ujar CEO redBus Prakash Sangam dalam acara redBus People’s Choice Awards di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, pada Jum'at .Prakash melanjutkan, digitalisasi pemesanan tiket bus penting dilakukan guna memudahkan calon penumpang dalam memilih rute hingga jenis bus yang akan ditumpangi.Baca juga: "Cara paling tepat untuk memilih jenis bus yang akan ditumpangi yaitu dengan melakukan pemesanan secara online. Sebab, melalui aplikasi, kamu bisa membandingkan jenis bus, rute, memilih jalur tol atau tidak, hingga aminities yang disediakan di dalam bus," kata Prakash.Selain itu, sambungnya, pemesanan tiket bus secara digital melalui aplikasi dapat memudahkan calon penumpang dalam melihat ulasan yang diberikan oleh penumpang sebelumnya.Kompas.com/ Suci Wulandari Putri CEO redBus Prakash Sangam saat ditemui awak media dalam acara redBus People's Choice Awards di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, Jumat . Jadi, calon penumpang bisa mempertimbangkan pilihan berdasarkan foto yang diunggah serta rating setiap bus."Traveller bisa mengunggah video, foto, dan ulasan di aplikasi, jadi semua informasi seputar bus tersedia untuk calon penumpang. Ini membantu calon penumpang untuk memiliih jenis bus yang tepat," ujar Prakash.Menurut Prakash, Indonesia punya potensi besar dalam pengembangan bus sebagai moda transportasi. Potensi yang sama, kata Prakashh, uga dilihat di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand.Baca juga: Rute Bus Eksekutif DAMRI Jakarta - Yogyakarta, Lewat Utara atau Selatan?Bedanya, negara seperti Malaysia, tambahnya, punya kawasan yang lebih kecil, sehingga rute yang tersedia pun juga lebih pendek dibanding Indonesia."Di Pulau Jawa, ada banyak rute bus yang terhubung, begitu juga di Pulau Sumatera, jadi orang-orang bisa berkeliling ke berbagai daerah tanpa harus naik pesawat ataupun kereta," kata Prakash.Tidak dapat dipungkiri bahwa transportasi di Indonesia semakin canggih, yang mana memungkinkan penumpang berpindah ke destinasi tujuan dalam waktu yang relatif singkat.Contohnya, adanya kereta cepat yang memungkinkan penumpang bisa sampai di lokasi tujuan lebih cepat tanpa perlu terjebak macet.Selain itu, ada pula pesawat yang memungkinkan penumpang bisa berpindah antar daerah hingga lintas benua.Baca juga: Gara-gara Aturan Royalti, Perjalanan di Bus Kini Hening Tanpa MusikSebagian orang mungkin mempertanyakan bagaimana potensi industri bus di tengah canggihnya pilihan transporasi saat ini?


(prf/ega)