Induk dan Anak Orangutan Sering Masuk Kebun Karet di Ketapang Kalbar Dievakuasi

2026-01-12 03:14:41
Induk dan Anak Orangutan Sering Masuk Kebun Karet di Ketapang Kalbar Dievakuasi
KETAPANG, – Induk dan anak orangutan dilaporkan beberapa kali memasuki kebun karet warga Desa Tempurukan, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).Saat ini, satwa tersebut telah dievakuasi.Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Murlan Dameria Pane mengatakan, translokasi ini dilakukan untuk menghindari konflik antara manusia dan satwa liar yang meningkat akibat rusaknya habitat.“Kedua orangutan itu beberapa kali dilaporkan masuk ke kebun karet warga dan memakan buah-buahan, termasuk cempedak,” kata Murlan dalam keterangan tertulis, Selasa .Baca juga: Ditemukan Lemah dan Terluka, 1 Orangutan Tapanuli Dievakuasi BBKSDATim gabungan, yang terdiri dari BKSDA Kalimantan Barat, Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), dan PT Hutan Kencana Damai (HKD) mengevakuasi sepasang orangutan itu pada Sabtu .Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Kalbar bersama Orangutan Protection Unit (OPU) YIARI sudah terjun ke lokasi untuk memverifikasi laporan.Hasil pemantauan menunjukkan potensi konflik yang serius.Tim pun memutuskan untuk memindahkan orangutan ke kawasan yang lebih aman.“Tim YIARI menggunakan senapan bius dengan dosis yang dihitung cermat oleh dokter hewan berdasarkan ukuran dan berat badan satwa,” ucap Murlan.Baca juga: Belajar Hidup Sehat dari Orangutan, Pakar UGM: Ada 3 Kebiasaan Bisa DitiruProses pembiusan dilakukan oleh petugas bersertifikat untuk memastikan keamanan orangutan dan tim penyelamat.Setelah terbius dan jatuh ke jaring yang disiapkan, tim medis memeriksa kondisi fisik keduanya.Hasil pemeriksaan menunjukkan induk dan anak orangutan dalam keadaan sehat dan siap dilepasliarkan.Tim lalu membawa keduanya ke kawasan Hutan Kencana Damai, yang jarak tempuhnya sekitar tiga jam perjalanan dari lokasi evakuasi.“Warga setempat ikut membantu membawa kandang hingga ke bagian hutan yang lebih dalam,” imbuhnya.Begitu dilepaskan, induk dan anak orangutan itu langsung memanjat pohon dan bergerak menjauh.


(prf/ega)