Polresta Bandung Ungkap Identitas Pelaku Perusakan Lahan Teh

2026-01-12 06:16:52
Polresta Bandung Ungkap Identitas Pelaku Perusakan Lahan Teh
BANDUNG, — Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah nama terkait perusakan lahan kebun teh milik PTPN I Regional II Malabar di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Aldi menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung telah melakukan pengecekan ke lokasi pada Sabtu lalu."Kami juga sudah melaksanakan olah TKP, melaksanakan serangkaian penyelidikan dan sudah muncul nama-nama atau sudah teridentifikasi nama-nama yang melakukan penebangan," katanya kepada awak media pada Senin .Baca juga: Buru Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan, Polisi: Kami Kejar Aktor dan DonaturDalam penyelidikan, Aldi menekankan pentingnya kehati-hatian agar tidak ada masyarakat kecil yang menjadi korban dalam insiden alih fungsi lahan tersebut."Kami sangat hati-hati karena jangan sampai ini nanti misalnya mengorbankan masyarakat kecil ya. Oleh karena itu, kami mengejar aktornya," ujarnya.Sejak kasus ini mencuat, Aldi menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, meskipun ia tidak merinci jumlah saksi yang telah diperiksa.Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami peran masing-masing saksi dalam insiden tersebut."Kami sudah memeriksa beberapa saksi. Saat ini sedang melakukan pendalaman terkait peran masing-masing termasuk kita akan mengejar aktor utama ya," tambahnya.Aldi juga menginformasikan bahwa terdapat dua laporan polisi terkait perusakan lahan kebun teh di Pangalengan, dan semua laporan tersebut telah naik ke tahap penyelidikan.Dari hasil olah TKP, ia mengungkapkan bahwa ada tiga lokasi lahan kebun teh yang dirusak, dengan total luas lahan yang dirusak mencapai sekitar 14 hektar.Sebelumnya, aksi pengalihan lahan kebun teh menjadi kebun sayuran kembali terjadi di Kecamatan Pangalengan, yang viral di media sosial Instagram dan menjadi sorotan warganet serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.Aksi demonstrasi tersebut dilakukan oleh Serikat Pekerja Perkebunan Teh Korwil Cinyiruan dan Kertasari yang menolak upaya pengalihan lahan, serta melakukan unjuk rasa di pabrik teh Malabar untuk menuntut perlindungan dari PTPN dan tindakan tegas dalam menghentikan penyerobotan kebun teh.


(prf/ega)