MANOKWARI, - Yahya alias Gembul (29), terduga pelaku mutilasi terhadap AGT (38), istri pegawai pajak di Manokwari, Papua Barat, melakukan aksinya karena kalah bermain judi online.Kepala Kepolisian Resort Kota Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengatakan, sebelum melakukan aksinya pada Senin , pelaku mendatangi kontrakan korban di kawasan Reremi, Manokwari.Alasan pelaku mendatangi rumah kontrakan korban untuk memperbaiki lantai di dapur.Baca juga: Pelaku Diduga Mutilasi Istri Pegawai Pajak di Manokwari Papua Barat Sebelumnya, pelaku pernah bekerja sebagai tukang di kontrakan tempat tinggal korban bersama suaminya. Pelaku diduga telah mengetahui seluk beluk tempat itu.Pelaku awalnya menerima upah kerja rehabilitasi rumah di tempat yang lain sebesar Rp 3,3 juta. Uang tersebut digunakan untuk judi online. Pelaku kalah sehingga mencari uang pengganti.Pada saat itu, muncul niat korban untuk merampok.Baca juga: Istri Pegawai Pajak di Manokwari Diculik dan Ditemukan Tewas di Septic Tank, Buruh Bangunan Ditangkap"Datang ke kontrakan korban dengan niat melakukan perampokan sekitar pukul 10.00 WIT. Pelaku beralasan ingin melihat keramik di dapur apakah sudah rusak, namun korban mengaku bahwa tidak, tetapi Yahya bersikeras ingin melihat langsung," kata Ongky dalam konferensi pers, Rabu .Menurut Ongky, niat pelaku mendatangi rumah korban berawal pada Sabtu ketika kalah bermain judi online. Pada Minggu , pelaku memikirkan untuk mendatangi rumah kontrakan korban. Hingga akhirnya, pelaku mendatangi rumah korban pada Senin .Setelah memaksa memasuki rumah korban, pelaku lantas menodongkan pisau dan meminta korban tak bergerak.Korban sempat berbalik lalu berteriak minta tolong. Kemudian, pelaku mendorong korban hingga jatuh. Korban kembali berteriak. Pelaku lantas membacok dada korban.Saat itu, pelaku meminta uang Rp 1 juta kepada korban."Korban mengalami kesakitan, namun masih sadar. Oleh tersangka, korban dibekap mulutnya. Korban sempat menggigit tangan Yahya," kata Ongky.Untuk menghilangkan jejak perbuatannya, pelaku membersihkan lokasi dari bercak darah dan sempat keluar untuk membeli kantong plastik.Pelaku kembali ke kontrakan korban, kemudian membungkus korban dan memasukkan korban ke dalam kontainer milik korban."Yahya memasukkan korban ke dalam kontainer berukuran besar dengan plastik serta kain hitam," katanya.
(prf/ega)
Kronologi Kasus Mutilasi Istri Pegawai Pajak di Manokwari, Berawal Saat Pelaku Kalah Judi Online
2026-01-11 21:55:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 21:08
| 2026-01-11 20:46
| 2026-01-11 20:26










































