Terapkan NPSK Manajemen ASN, Kemensos Terima Penghargaan BKN Award 2025

2026-02-03 19:22:19
Terapkan NPSK Manajemen ASN, Kemensos Terima Penghargaan BKN Award 2025
Kementerian Sosial (Kemensos) menerima penghargaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2025 dari BKN. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Kepala BKN, Zudan Arif dalam forum konsolidasi nasional para pengelola kepegawaian se-Indonesia di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu .Penghargaan BKN Award 2025 diberikan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah dengan kinerja praktik penerapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) manajemen ASN, pengelolaan sistem informasi, sistem merit dan manajemen talenta, serta layanan ASN terbaik di instansinya.Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi atas penghargaan ini. Ia berterima kasih atas kinerja jajaran Kemensos."Ini adalah kerja bersama kolaborasi seluruh pegawai di Kementerian Sosial," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu .Kementerian/Lembaga yang mendapatkan penghargaan diantaranya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kemensos, dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Lembaga yang menerima award ini yaitu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Lembaga Administrasi Negara, dan Badan Siber dan Sandi Negara.Lebih lanjut, Pemerintah Kota, Kabupaten, dan Provinsi juga mendapatkan penghargaan serupa. Diantaranya Pemkot Tangerang, Pemkot Bogor, dan Pemkot Yogyakarta, Pemprov Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Gorontalo. Adapun kabupaten yang menerima penghargaan diantaranya pemkab Sleman, Ngawi, dan Gresik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-03 19:00