– Bentrokan senjata pecah setelah Thailand–Kamboja saling menuduh melanggar gencatan senjata yang sebelumnya ditengahi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.Thailand bahkan melancarkan serangan udara dan kembali mengerahkan jet tempur F-16 dalam insiden terbaru tersebut—sebuah eskalasi yang mengingatkan pada pertempuran paling berat kedua negara dalam lebih dari satu dekade.Pemerintah Kamboja mengeklaim tujuh warga sipil tewas dan 20 terluka, sementara Thailand menyebut tiga prajuritnya gugur.Baca juga: Berusia 47 Tahun, Ratu Thailand Akan Bertanding di SEA Games 2025Puluhan ribu warga dari kedua sisi perbatasan kini mengungsi, sementara para analis memperingatkan risiko dampak keamanan yang lebih luas bagi kawasan.Perbandingan dari berbagai lembaga internasional menunjukkan kesenjangan mencolok antara kekuatan militer Thailand dan Kamboja.Data dari International Institute for Strategic Studies (IISS) serta Global Firepower (GFP) menjadi dasar utama penilaian.Menurut IISS, Kamboja memiliki anggaran pertahanan sebesar 1,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 21 triliun) pada 2024 dengan 124.300 personel aktif.Angkatan daratnya menjadi komponen terbesar dengan sekitar 75.000 tentara, didukung lebih dari 200 tank dan sekitar 480 sistem artileri.Meski demikian, Thailand jauh melampaui angka tersebut. Negeri Gajah Putih mengalokasikan 5,73 miliar dollar AS (sekitar Rp 95 triliun) pada 2024, disokong lebih dari 360.000 personel aktif, termasuk 245.000 prajurit angkatan darat dan sekitar 115.000 wajib militer.Thailand juga memiliki 400 tank, lebih dari 1.200 kendaraan lapis baja, dan sekitar 2.600 artileri.GFP 2025 menempatkan Thailand sebagai kekuatan militer peringkat ke-25 dunia, sementara Kamboja berada di peringkat 95.canva.com ilustrasi jet tempur F-16.Kamboja tidak memiliki jet tempur. Akan tetapi, negara ini memiliki 1.500 personel angkatan udara, 10 pesawat angkut, 10 helikopter angkut, dan 16 helikopter multirole (enam Mi-17 era Soviet, 10 Z-9 buatan China).GFP juga mencatat Kamboja hanya mempunyai 25 unit pesawat militer, sebagian besar berupa helikopter dan pesawat transport.Baca juga: Jet Tempur F-16 Thailand Hantam Kasino di Kamboja, 4 Orang Diduga TewasSementara itu, Thailand memiliki 46.000 personel angkatan udara, 112 pesawat tempur siap tempur, 28 F-16, 11 Saab Gripen, puluhan helicopter, armada UAV, dan pesawat transport.
(prf/ega)
Kamboja Tak Punya Jet Tempur, Kalah Jauh Dibanding Militer Thailand?
2026-01-12 06:41:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:35
| 2026-01-12 06:30
| 2026-01-12 04:58
| 2026-01-12 04:12










































