Kakorlantas: 1,2 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Puncak Arus Mudik Nataru

2026-02-03 15:54:57
Kakorlantas: 1,2 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Puncak Arus Mudik Nataru
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkap sekitar 1,2 juta kendaraan meninggalkan Jakarta pada momen libur Natal dan tahun baru (Nataru). Mereka keluar ke arah Bandung, Jawa Timur maupun Sumatera."Total proyeksi dari 2,9 juta, saat ini sudah masuk di angka 41,5% kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju ke arah Jawa maupun ke arah Sumatera," kata Irjen Agus kepada wartawan di kawasan Cawang, Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).Irjen Agus menambahkan, puncak arus mudik pertama berlangsung Sabtu (20/12) dengan kendaraan yang melintas sebesar 189.000 kendaraan. Lalu puncak arus mudik selanjutnya berlangsung Rabu (24/12) dengan selisih angka yang tipis."Dan untuk puncak arus mudik yang kedua, itu dimulai dari tadi malam sampai dengan tadi pagi, mencapai angka 201.000 kendaraan," ucap dia.Dia menambahkan, arus lalu lintas selama puncak arus mudik kondusif. Beberapa wilayah sempat dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional sejak siang tadi."Secara umum, dilaporkan bahwa arus lalu lintas cukup terkendali. Tadi ada beberapa di wilayah Puncak dilakukan skenario one way maupun pengalihan arus karena ada beberapa titik perlambatan," jelas dia."Di wilayah Yogyakarta, tadi dilaporkan ada beberapa kepadatan khususnya di wilayah Malioboro, namun secara umum juga masih terkendali. Di jalur tol sendiri, tadi sempat dilakukan contraflow satu lajur di sore hari, namun secara umum juga terkendali," sambung dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-03 15:34