Terapkan NPSK Manajemen ASN, Kemensos Terima Penghargaan BKN Award 2025

2026-02-04 15:43:46
Terapkan NPSK Manajemen ASN, Kemensos Terima Penghargaan BKN Award 2025
Kementerian Sosial (Kemensos) menerima penghargaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2025 dari BKN. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Kepala BKN, Zudan Arif dalam forum konsolidasi nasional para pengelola kepegawaian se-Indonesia di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu .Penghargaan BKN Award 2025 diberikan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah dengan kinerja praktik penerapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) manajemen ASN, pengelolaan sistem informasi, sistem merit dan manajemen talenta, serta layanan ASN terbaik di instansinya.Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi atas penghargaan ini. Ia berterima kasih atas kinerja jajaran Kemensos."Ini adalah kerja bersama kolaborasi seluruh pegawai di Kementerian Sosial," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu .Kementerian/Lembaga yang mendapatkan penghargaan diantaranya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kemensos, dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Lembaga yang menerima award ini yaitu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Lembaga Administrasi Negara, dan Badan Siber dan Sandi Negara.Lebih lanjut, Pemerintah Kota, Kabupaten, dan Provinsi juga mendapatkan penghargaan serupa. Diantaranya Pemkot Tangerang, Pemkot Bogor, dan Pemkot Yogyakarta, Pemprov Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Gorontalo. Adapun kabupaten yang menerima penghargaan diantaranya pemkab Sleman, Ngawi, dan Gresik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-04 15:45