Kawal Arus Mudik Nataru, Polres Dumai Perketat Pengawasan di Pelabuhan Pelindo

2026-01-14 08:26:50
Kawal Arus Mudik Nataru, Polres Dumai Perketat Pengawasan di Pelabuhan Pelindo
Polres Dumai memperketat pengawasan di Terminal Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai, Jalan Datuk Laksamana, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, pada Minggu (28/12/2025) memantau secara langsung pengamanan di Terminal Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai. Angga mengatakan pelabuhan menjadi titik fokus kutama arena banyak warga yang tak hanya melakukan perjalanan domestik antar-pulau tetapi juga ke luar negeri."Kami menyebarkan petugas secara optimal untuk pastikan semua perjalanan aman dan lancar. Tidak ada ruang untuk kendala yang mengganggu keamanan warga," ujar AKBP Angga.Petugas kepolisian yang terlibat dalam Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 disebar di sejumlah titik strategis, antara lain area check-in, gerbang pemberangkatan, dan dermaga kapal. Personel melakukan pengawasan tata tertib serta pemeriksaan selektif barang bawaan untuk mencegah masuknya barang larangan.Dalam pengamanan ini, Polres Dumai bekerja sama erat dengan pihak PT Pelindo Dumai dan pengelola kapal untuk menyesuaikan jadwal dan memastikan prosedur keamanan terpenuhi."Kerja sama ini sangat krusial. Kami juga meminta penumpang untuk mematuhi semua aturan yang ada di terminal," tegasnya. Selama kegiatan, tiga kapal ferry domestik menuju Bengkalis, Buton, Tanjung Samak, Selat Panjang, Tanjung Balai Karimun, Batam, dan Tanjung Pinang (Kepri) berangkat dengan total 400 penumpang. Sementara itu, tiga kapal internasional menuju Malaka dan Muar (Malaysia) mengangkut 520 penumpang.Selama pemantauan, Kapolres memastikan situasi aman dan lancar. Tidak ada gangguan kamtibmas yang menonjol selama peninjauan berlangsung.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-14 07:47