Longsor dan Banjir Landa Tangsel Usai Hujan Deras

2026-01-16 22:58:12
Longsor dan Banjir Landa Tangsel Usai Hujan Deras
Hujan deras mengakibatkan longsor dan banjir di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Banjir terjadi di 19 titik dengan ketinggian air sempat mencapai 1,4 meter.Berdasarkan data BPBD Tangsel per pukul 23.30 WIB, Selasa , dilaporkan ada 19 titik banjir dan dua peristiwa longsor. Banjir itu telah berlangsung sejak siang sekitar pukul 11.20 WIB.Sementara, kejadian longsor terjadi di Perumahan Amarapura RT 006 RW 05 Kelurahan Kademangan dan Jalan Angsana 2 RT 001 RW 26 Kelurahan Pamulang Timur. Tembok belakang rumah warga terdampak akibat kejadian tersebut.Berikut data banjir per pukul 23.30 WIB.1.⁠ ⁠RT 003 RW 04 Perumahan Batan Indah Kelurahan Kademangan TMA: 5-30 Cm Terdampak: Akses jalan warga dan Taman Kondisi saat ini: Surut2.⁠ ⁠Perumahan BPI RW 13 Pamulang Timur TMA: 10-35 Cm Terdampak: 120 KK Kondisi saat ini: surut3. Perumahan PBI RW 22 Kelurahan Jombang TMA: 15-100 Cm Terdampak: 200 KK Kondisi saat ini: Surut4. Perum Pondok Pucung Indah 1 RW 04 Kelurahan Pondok Pucung TMA: 10-40 Cm Terdampak: 40 KK Kondisi saat ini: Surut5. Perumahan Pondok Pucung Indah 2 RW 06 Kelurahan Pondok Pucung TMA: 10-35 Cm Terdampak: 30 KK Kondisi saat ini: Surut6. Jalan Kemuning Maharta RW 09 Kelurahan Pondok Kacang Timur TMA: 30-80 Cm Terdampak: 390 KK Kondisi saat ini: Surut7.⁠ ⁠Jalan Raya Leguti RT 01 RW 04 Kelurahan Lengkong Gudang Timur (Belakang Polsek Serpong) TMA: 30 Cm Terdampak: 20 KK Kondisi saat ini: surut8.⁠ ⁠Jalan Raya Siliwangi (Depan RS Permata Pamulang-Villa Dago Tol) Kelurahan Pondok Benda TMa: 15 cm (masih bisa dilalui kendaraan) Kondisi saat ini: surut9.⁠ ⁠Perumahan Lembah Pinus RW 24 Pamulang Barat TMA: 30 Cm Terdampak: 120 KK Kondisi saat ini: surut10. Jalan Kemuning 3 RW 06 Pamulang Barat TMA: 25 CM Terdampak: Akses jalan warga & kontrakan warga Kondisi saat ini: Surut 11.⁠ ⁠Griya Serpong Kademangan TMA: 15-50 CM Terdampak: 40 KK Kondisi saat ini: Surut12.⁠ ⁠Perumahan Amarapura Kademangan TMA: 10-30 Cm Terdampak: 40 KK Kondisi saat ini: Surut13.⁠ ⁠MA Pamulang Estate Kelurahan Pamulang Timur RW 07 & RW 13 Pamulang Timur TMA: 25 CM Terdampak: 100 KK Kondisi saat ini: Surut14.⁠ ⁠Jalan Raya Ceger Taman Mangu Kelurahan Jurangmangu barat TMA: 35 CM Terdampak: Akses jalan Kondisi saat ini: surut15.⁠ ⁠Lokasi RT 02/021 Kelurahan Parigi (Belakang Masjid Alaqso) TMA: 35 CM Terdampak: 20 KK Kondisi saat ini: Surut16.⁠ ⁠RT 001 RW 01 Kelurahan Pondok Kacang Barat TMA: 30 CM Terdampak: 6 KK & Kontrakan warga Kondisi saat ini: Surut17.⁠ ⁠Jalan Raya Kelurahan Serua Indah (Dekat Bakso Titoti) TMA: 20 Cm Kondisi saat ini: Surut18.⁠ ⁠Kampung Masjid Tanah Tinggal RT 002, RT 05 RW 03 Kelurahan Jombang TMA: 20-140 CM Terdampak: 150 KK Kondisi saat ini: Surut19.⁠ ⁠Kavling Bulak RW 02 Kelurahan Pondok Kacang Timur TMA: 50 Cm Kondisi saat ini: SurutTonton juga Video: Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Banjir Ciledug[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Pendekatan “heritage meets modern” tersebut akan menjadi salah satu strategi utama Bata ke depan. Bata, kata Panos, ingin menghidupkan identitas lama yang disukai generasi sebelumnya, tetapi dihadirkan dengan desain yang sesuai selera generasi baru.Transformasi tidak hanya terjadi pada produk, tetapi juga pada retail experience. Laporan Tahunan 2024 menyebut bahwa seluruh toko Bata kini mengadopsi konsep modern-minimalis Red 2.0.Namun, bagi Panos, esensi modernisasi toko bukan sekadar tampil fashionable.“Bagi saya yang penting adalah membuat belanja lebih mudah dengan cara yang sangat sederhana,” ungkapnya. Ia membayangkan toko Bata sebagai ruang yang tidak berantakan, produk yang terkurasi jelas, dapat memandu konsumen tanpa membuat mereka bingung, serta menampilkan fokus utama pada produk.“Kami akan menaruh usaha lebih besar pada produk dan membimbing konsumen ke produk itu, product first,” katanya.Baca juga: Bukan Merek Lokal, Ini Sosok Pendiri Sepatu BataLaporan tahunan 2024 juga menunjukkan penguatan digital Bata secara signifikan, mulai dari integrasi pembayaran digital (Gopay, ShopeePay, OctoPay, Visa Contactless), kolaborasi dengan key opinion leader (KOL), serta penguatan Bata Club sebagai program loyalitas.Upaya itu sejalan dengan visi Panos untuk membawa Bata lebih dekat ke generasi muda Indonesia. Apalagi, generasi ini berbelanja secara omnichannel dan peka terhadap brand yang punya nilai jelas.Panos menilai, generasi muda juga punya kepekaan terkait asal-usul produk. Menurutnya, konsumen masa kini memperhatikan bagaimana sepatu dibuat, mulai dari aspek keberlanjutan (sustainability), lokasi pembuatan produk, hingga siapa yang mengerjakannya.Bata Indonesia sendiri telah melakukan sejumlah langkah keberlanjutan nyata, seperti optimalisasi konsumsi energi, efisiensi rantai pasok, penggunaan teknologi hemat energi, dan tata kelola material yang lebih baik.“Sustainability bukan sesuatu yang kamu pasarkan. Sustainability adalah sesuatu yang kamu jalani dan kamu wujudkan setiap hari,” tegasnya.Upaya modernisasi Bata, mulai dari kurasi produk, perbaikan toko, hingga penguatan kanal digital, pada akhirnya kembali pada satu tujuan, yakni menjawab kebutuhan konsumen Indonesia hari ini. Setelah melewati masa restrukturisasi, Bata ingin memastikan bahwa setiap langkah transformasi benar-benar berangkat dari pemahaman terhadap perilaku dan ekspektasi masyarakat Indonesia yang terus berkembang.Di sinilah Panos melihat kekuatan besar yang dimiliki Bata selama puluhan tahun di Indonesia, yaitu hubungan emosional yang terbangun secara alami dengan konsumennya.Baca juga: Sepatu Bata, Sering Dikira Produk Lokal Ternyata Berasal dari Ceko“Konsumen Indonesia sangat loyal. Jauh lebih loyal jika dibandingkan banyak konsumen lain di dunia,” kata Panos.Namun, ia mengingatkan bahwa loyalitas bukan sesuatu yang bisa dianggap pasti. “Kami harus relevan untuk konsumen hari ini, lebih terhubung dengan audiens muda, dan membawa mereka kembali masuk ke Bata,” tuturnya. Upaya untuk kembali relevan di mata konsumen tidak bisa berdiri sendiri. Menurut Panos, transformasi Bata hanya bisa berjalan jika dukungan internal juga kuat dan keyakinan dari orang-orang yang bekerja di baliknya.“Setelah Covid, keyakinan itu selalu turun. Padahal, kepercayaan internal itu sangat penting,” katanya.Maka dari itu, Panos ingin seluruh tim melihat arah baru Bata sebagai momentum untuk bangkit bersama.“Kami akan membutuhkan lebih banyak karyawan untuk berkembang dan menjadi lebih kuat di Indonesia,” katanya.Dengan fondasi internal yang diperkuat dan strategi baru yang mulai berjalan, Panos memandang masa depan Bata di Indonesia dengan keyakinan yang besar. Baginya, transformasi yang sedang dilakukan tidak hanya soal restrukturisasi, modernisasi produk, atau pembaruan toko, tetapi juga membangun hubungan yang lebih bermakna dengan konsumen.“Saya berharap ketika datang lagi ke sini, saya bisa merasa bangga terhadap Bata. Bangga melihat Bata tersedia untuk konsumen yang lebih luas, melihat pelanggan datang ke Bata dan bisa merasakan mereka menyukainya,” harapnya.Baca juga: Sejarah Sepatu Bata, Merek Eropa yang Sering Dikira dari IndonesiaIa juga menginginkan pertumbuhan yang tidak hanya tecermin dalam penjualan atau jumlah toko, tetapi juga dalam cara masyarakat Indonesia memaknai kehadiran Bata setelah lebih dari 90 tahun berada di tengah mereka.“Saya ingin Bata berarti sesuatu bagi Indonesia serta berkata, ‘Saya tumbuh bersama Bata. Bata adalah perusahaan lokal sekaligus global dan Bata mengerti saya’,” katanya. Panos melihat Indonesia bukan sekadar pasar besar, melainkan rumah penting bagi perjalanan panjang Bata. Dengan arah baru, strategi yang lebih fokus, dan loyalitas konsumen yang kuat, ia yakin Bata akan kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia untuk waktu yang lama.

| 2026-01-16 21:34