Usung Tema Frozen, Pos Nataru di Jombang Viral Jadi Spot Swafoto Masyarakat

2026-02-04 08:12:09
Usung Tema Frozen, Pos Nataru di Jombang Viral Jadi Spot Swafoto Masyarakat
JOMBANG, - Menjelma bak kastil megah di tengah kota, Pos Pantau dan Pos Pelayanan (Posyan) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di simpang empat Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menarik perhatian masyarakat.Posyan Nataru Simpang Kereta Api Jombang tersebut mengusung tema film Frozen.Pos pelayanan Natal dan Tahun Baru 2026 itu berada di lokasi yang cukup strategis, yakni berada di jalan utama masuk kawasan kota Jombang, dekat alun-alun Jombang dan Stasiun Kereta Api.Sejak resmi dioperasikan pada 22 Desember 2025, keberadaan Posyan Nataru ala Disney ini viral dan menarik minat masyarakat untuk singgah dan melakukan swafoto.Baca juga: Fakta Baru Rumah Kontrakan Jadi Kebun Ganja di Jombang, Bibit Dibeli Online dari LondonKOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Suasana di Pos pelayanan (Posyan) Nataru ala Disneyland Polres Jombang, di Simpang Empat Wahid Hasyim Jombang, Jawa Timur, Senin .Pantauan Kompas.com, Senin petang, suasana Posyan Nataru Simpang Empat Wahid Hasyim Jombang memang cukup ramai.Puluhan warga secara bergiliran datang untuk melihat-lihat kemudian berfoto ria. Ada yang datang berkelompok, bersama keluarga dan anak-anaknya, ada pula yang datang sendiri.Selain jadi spot untuk berswafoto, Posyan Nataru Simpang Empat Wahid Hasyim ini juga diramaikan dengan kehadiran anak-anak untuk bermain di area playground.“Suasana seperti ini ya sampai malam, biasanya sampai jam 9 malam masih ada yang datang,” ujar Perwira Pengawas Pengamanan dan Pelayanan Natarus Polres Jombang, Iptu Anang Setyanto, Senin.Baca juga: Kakorlantas: 64 Persen Masyarakat Tinggalkan Jakarta Saat Libur NataruDibangun dengan mengusung Film Frozen, Posyan Nataru ini berhiaskan ornamen salju, pohon Natal, rusa, dan putri salju.Beberapa tokoh karakter ditampilkan di bagian depan. Masing-masing karakter memuat tulisan imbauan agar tertib lalu lintas, antara lain “Jangan Melawan Arus Lalu Lintas”, "Jangan Berboncengan Lebih dari Satu Orang”, serta beberapa pesan lainnya.Tak hanya itu, pos pelayanan ini menyediakan berbagai fasilitas untuk pemudik mulai dari area playground, toilet, mushala, serta ruang laktasi.Selain itu, terdapat kursi pijat, WiFi gratis, kopi gratis untuk pemudik maupun pengunjung, spot foto tematik, hingga ruang pemantauan CCTV.Baca juga: Destinasi Wisata di Jember yang Perlu Diwaspadai Saat Cuaca Ekstrem Selama Libur NataruKapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, keberadaan pos ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan libur Tahun Baru.Dia menjelaskan, Posyan ala Disneyland ini merupakan satu dari enam pos yang disiapkan Polres Jombang untuk Operasi Lilin Semeru 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026.Selama Nataru, Ardi menyebut, pihaknya membangun lima pos pengamanan (Pospam) dan satu pos pelayanan (Posyan), yakni di simpang empat Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang.Adapun lima pos pengamanan berlokasi di exit tol Tembelang, exit tol Bandar, dekat perlintasan KA Bandar Kedungmulyo, RTH Mojoagung, serta GKJW Mojowarno.“Kita mendirikan lima Pos Pengamanan dan satu pos pelayanan, baik untuk masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal maupun masyarakat yang bepergian ataupun liburan,” ujar Ardi.Selain itu, selama 14 hari Operasi Lilin Semeru, 741 personel gabungan disiagakan. Mereka terdiri dari 500 personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dishub dan unsur relawan, serta 240 personel dari Polres Jombang.Baca juga: TACB Jombang Kirim Bukti Lokasi Lahir Soekarno di Ploso Jombang ke Kemenbud


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 07:36