JAKARTA, — Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan, 20 orang yang meninggal dalam kebakaran di kantor PT Terra Drone diduga tewas akibat lemas.Temuan ini merupakan hasil identifikasi awal tim pemadam kebakaran dan kepolisian di lokasi kejadian. Susatyo menjelaskan, penyebab pasti kematian para korban masih menunggu pemeriksaan lebih mendalam dari tim Puslabfor Polri."Terkait sebab dan sebagainya tentunya nanti akan didalami oleh tim dari Puslabfor Polri. Nanti (setelah) selesai semua kegiatan evakuasi dilaksanakan oleh teman-teman damkar," ujar Susatyo kepada wartawan di lokasi kejadian.Baca juga: Kebakaran Gedung di Kemayoran Diduga Dipicu Baterai di Lantai 1"Untuk saat ini yang kami hitung adalah korban yang sudah terlihat, dan kondisi korban dalam identifikasi kami bukan (karena) luka bakar, tetapi dalam luka kemungkinan adalah karena lemas," jelasnya.Hingga pukul 16.00 WIB, lanjut dia, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah 20 orang. Dari jumlah itu, lima korban adalah laki-laki dan 15 korban lainnya perempuan. Satu di antaranya diketahui sedang hamil."Saat ini semua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati," tambah Susatyo.Berdasarkan informasi resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta, kebakaran terjadi di kantor PT Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, sekitar pukul 12.40 WIB. Baca juga: Polisi: 20 Orang Meninggal dalam Kebakaran Gedung di KemayoranPetugas damkar segera meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 12.50 WIB untuk melakukan penanganan.
(prf/ega)
20 Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Diduga Tewas akibat Lemas, Bukan Luka Bakar
2026-01-12 04:58:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:14
| 2026-01-12 03:47
| 2026-01-12 03:00
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:56










































