Terinspirasi dari Nova Arianto, PSSI Minta Calon Pelatih Timnas Indonesia Lakukan Hal Ini

2026-02-03 05:50:51
Terinspirasi dari Nova Arianto, PSSI Minta Calon Pelatih Timnas Indonesia Lakukan Hal Ini
- PSSI benar-benar tak ingin kecolongan mencari calon pelatih baru Timnas Indonesia usai berpisah dengan Patrick Kluivert.Kegagalan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi alasan PSSI memutuskan untuk berpisah dengan Patrick Kluivert.Dalam dua bulan terakhir, beberapa nama kandidat pelatih baru Timnas Indonesia mulai bermunculan. Meski begitu, PSSI belum mau mengumumkan identitas tersebut.Baca juga: PSSI Pastikan Proses Ketat dalam Menentukan Pelatih Baru Timnas IndonesiaSebelumnya, PSSI mengutus dua exco-nya yaitu Endri Erawan dan Muhamad beserta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers, dan Penasehat Teknis Jordi Cruyff.Sumardji mengatakan jika pihak PSSI telah menentukan lima kandidat yang akan diwawancara oleh PSSI. Akan tetapi hanya empat yang hadir dan belakangan mengerucut menjadi dua kandidat."Jadi dari empat yang melakukan interview, sebenarnya undangan kita lima, tetapi dari penyampaian dan informasi yang saya terima dari teman-teman, mengerucut ke dua nama dana akan kita bawa ke rapat exco," ujar Sumardji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa .Baca juga: Alasan Sumardji Mundur sebagai Manajer Timnas IndonesiaSumardji mengatakan jika PSSI memiliki kriteria khusus kepada calon pelatih Timnas Indonesia.PSSI meminta agar pelatih baru timnas senior Indonesia dapat memberikan "transfer ilmu" kepada pelatih lokal yang bergabung dalam tim kepelatihan.Terinspirasi dari Nova Arianto, ia mengatakan jika PSSI ingin agar ada pelatih lokal selanjutnya yang bisa mengambil ilmu dari pelatih level internasional.Baca juga: PSSI Bungkam Soal Identitas Calon Pelatih Timnas Indonesia: Hormati Privasi MerekaKeberhasilan Nova Arianto membawa Timnas U17 Indonesia ke Piala Dunia U17 2025 menjadi bukti bahwa pelatih lokal juga bisa berprestasi di panggung dunia.Nova muncul berkat transfer ilmu yang terjadi di era kepelatihan Shin Tae-yong (STY), di mana dia menjabat sebagai asisten pelatih selama lima tahun bersama tim Garuda.PSSI berharap pelatih baru Timnas Indonesia bisa menerapkan hal yang sama."Terkait pelatih timnas senior, ini memang isu yang penting, namun kami di PSSI ingin memastikan bahwa pelatih yang terpilih sesuai dengan kriteria yang kami cari," kata Sumardji.Baca juga: Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia Mengerucut ke 2 Nama"Poin utama yang perlu saya tekankan adalah pelatih yang terpilih harus bersedia menerima asisten dari lokal untuk bekerja sama. Contohnya adalah coach Nova, yang memulai dari awal. Kami meminta STY untuk melibatkan pelatih lokal dalam tim," tambahnya.Nova telah mendampingi STY dalam 57 pertandingan dan berhasil membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 serta putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-03 03:27