Peran Suami dan Keluarga dalam Menghadapi Mom Guilt Menurut Psikolog

2026-01-11 22:44:51
Peran Suami dan Keluarga dalam Menghadapi Mom Guilt Menurut Psikolog
JAKARTA, – Rasa bersalah kerap menjadi emosi yang paling sering dirasakan ibu dalam proses pengasuhan anak. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah mom guilt.Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Farraas Afiefah Muhdiar menegaskan, langkah pertama yang dibutuhkan ibu saat dilanda rasa bersalah adalah ketenangan dan validasi dari lingkungan terdekat.“Pastinya keluarga atau lingkungan sekitar bisa membantu menenangkan, memvalidasi dulu bahwa apa yang ibu rasakan itu wajar,” jelas Farraas saat diwawancarai Kompas.com di Jakarta Selatan, .Validasi ini menjadi dasar penting agar ibu tidak merasa sendirian atau merasa emosinya berlebihan.Baca juga: Rasa Bersalah Ibu pada Anak, Kapan Masih Wajar dan Kapan Perlu Diwaspadai?/DEVI PATTRICIA Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Farraas Afiefah Muhdiar saat diwawancarai Kompas.com di Jakarta Selatan, .Rasa bersalah bisa muncul ketika anak mengalami masalah kesehatan, tumbuh kembang yang dianggap tidak sesuai, atau ketika ibu merasa tidak cukup hadir karena berbagai keterbatasan. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari suami dan keluarga memegang peran penting untuk menjaga kesehatan mental ibu agar tetap stabil.Farraas mengimbau untuk tidak memberi respons yang terlalu cepat menawarkan solusi, tanpa memahami perasaan ibu, justru bisa memperparah rasa bersalah. Dalam praktiknya, banyak suami yang bermaksud menenangkan, tetapi cara penyampaiannya justru membuat ibu merasa tidak dipahami.Baca juga: Ketika Ibu Mertua Jadi Penopang Terkuat Ibu Bekerja“Semisal anak ada masalah berat badan, terus misalnya ibunya nih khawatir banget, lalu ayahnya cuma bilang ‘Sudah enggak usah dipikirin’. Hal ini justru bikin ibu semakin kepikiran,” ujar Farraas.Ucapan seperti ini bisa membuat ibu merasa kekhawatirannya dianggap sepele, padahal kecemasan tersebut muncul dari kepedulian yang mendalam terhadap anak.“Sebaiknya divalidasi dulu bahwa wajar kalau ibu sangat mencemaskan perkembangan anak. Ayah juga bisa bantu mengapresiasi usaha-usaha yang sudah dilakukan selama ini atau yang bisa diupayakan,” lanjutnya.Baca juga: Mengapa Pencernaan yang Sehat Berdampak pada Tumbuh Kembang BalitaMenurut Farraas, banyak ibu terjebak pada hasil akhir dan melupakan usaha yang sudah mereka lakukan setiap hari. Padahal, pengasuhan adalah proses panjang yang penuh dinamika dan tidak selalu menghasilkan hasil instan.Apresiasi dari suami dan keluarga membantu ibu melihat bahwa apa yang ia lakukan memiliki nilai. 


(prf/ega)