HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

2026-02-02 05:37:20
HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut
– Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyerahkan bantuan senilai Rp 2 miliar dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sumut untuk meringankan beban warga terdampak bencana alam di sejumlah daerah di Sumut.Penyerahan bantuan itu menjadi momentum refleksi kepedulian aparatur sipil negara (ASN) bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korpri yang digelar di Lapangan Apel Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu .Bobby mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk empati anggota Korpri terhadap korban bencana. Bantuan itu juga menjadi implementasi dari salah satu poin dalam delapan tekad kesiapsiagaan Korpri yang dibacakan Bobby saat menyampaikan sambutan Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh.Pada kesempatan tersebut, Bobby mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana serta menumbuhkan empati dengan saling membantu sesama yang tengah tertimpa musibah.Baca juga: 3 Pekan Pascabanjir Taput Sumut, Rumah Warga Masih Penuh Lumpur, 1.138 Orang Mengungsi“Kalau saya baca tadi, poin kelima (tekad kesiapsiagaan Korpri) adalah memiliki moral dan empati kepada korban bencana. Hari ini, Korpri Sumut menunjukkan empati yang sangat luar biasa,” ujar Bobby dalam siaran persnya.Usai memimpin upacara, Bobby selaku Dewan Penasihat Korpri Sumut secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan pengurus Korpri dari daerah yang paling terdampak bencana.Wilayah tersebut antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Mandailing Natal.Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi Rp 500 juta untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Rp 500 juta untuk Kabupaten Tapanuli Selatan, Rp 400 juta untuk Kabupaten Tapanuli Utara, Rp 300 juta untuk Kota Sibolga, serta masing-masing Rp 150 juta untuk Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Mandailing Natal.“Terima kasih. Ini bukan hanya simbol yang diberikan kepada masyarakat Sumut, tetapi satu bentuk hadirnya Korpri secara langsung dan tidak langsung kepada korban bencana,” ucap Bobby.Untuk diketahui, penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-54 Korpri tingkat Provinsi Sumut.Seperti disebutkan, Bobby membacakan sambutan Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh. Dalam sambutan tersebut, disampaikan delapan tekad kesiapsiagaan Korpri yang perlu dijalankan dengan kekompakan dan soliditas.Baca juga: DAS Batang Toru Jadi Sorotan, Menteri LH Ungkap Deforestasi Serius di Sumut Sebabkan 1 Desa HilangPertama, memperkuat persatuan dan soliditas korps. Kedua, menegakkan netralitas dan integritas. Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi. Keempat, menanamkan nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab.Kelima, seluruh ASN diminta untuk siaga bencana serta menumbuhkan empati saling bantu kepada korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumatera Barat (Sumbar). Keenam, peningkatan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus seluruh ASN. Ketujuh, Korpri berperan aktif mengawal reformasi birokrasi. Kedelapan, menjaga nama baik Korpri dan ASN.Baca juga: Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana NasionalTurut hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut, serta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 04:45