YOGYAKARTA, - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) prediksi sebanyak 30.000 wisatawan bakal kunjungi Candi Borobudur pada saat libur periode Natal dan tahun baru (Nataru).Direktur Utama BPOB Agustin Peranginangin menyampaikan saat momen pergantian tahun wisatawan yang berkunjung ke Borobudur cenderung stabil dari tahun ke tahun.“Biasanya yang ke Borobudur tidak kurang dari 30.000,” ujarnya saat ditemui di Yogyakarta, Rabu .Agustin menyampaikan, jumlah itu sudah memperhitungkan kapasitas Candi Borobudur.Lanjut dia pembatasan kunjungan ke struktur candi masih diberlakukan yaitu 400-450 per satuan waktu. Pembatasan itu bertujuan untuk kenyamanan dan kelestarian bangunan candi.Baca juga: Mau Lihat Sunrise dari Puncak Candi Borobudur? Segini Harga TiketnyaSebelum dilakukan pembatasan, wisatawan yang diperbolehkan naik ke struktur candi antara 1.150 hingga 1.200 wisatawan per satuan waktu. Selain pengaturan kapasitas, BPOB juga mencermati masih adanya persepsi di masyarakat terkait mahalnya tiket masuk Candi Borobudur sehingga menjadi pekerjaan rumah pemulihan citra destinasi wisata itu."Memang Borobudur ini perlu pemulihan imej, yang pertama imej dianggap orang itu Rp1 juta (tarif) tiketnya. Padahal enggak," katanya./ANGGARA WIKAN PRASETYA Perbukitan Menoreh dari Gunung Kendil Kulon Progo.Selain memiliki kewenangan di Candi Borobudur, BPOB juga berwenang pada pengembangan wisata perbukitan Menoreh.Pengembangan Perbukitan Menoreh ini menjadi bagian dari Destinasi WIsata Super Prioritas (DPSP).Agustin mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan potensi bencana tanah longsor di kawasan Perbukitan Menoreh. Oleh sebab itu dalam pengembangan kawasan ini pihaknya memperhatikan sisi ekologis Perbukitan Menoreh.“Contoh yang tidak boleh dilakukan adalah mengebor air, dalam kawasan itu tidak dilakukan,” ujarnya.Ia mengatakan pemanfaatan air tanah dengan cara pengeboran dihindari karena untuk mengurangi risiko bencana yang kemungkinan terjadi di kawasan ini.Baca juga: Bukit Sebantung, Wisata di Bukit Menoreh yang Punya Kolam Alami dan Air Terjun BertingkatLanjut dia, penebangan hutan juga dihindari lantaran kawasan ini memiliki jenis tanah merah dan batu-batuan, sehingga risiko tinggi jika penebangan hutan dilakukan secara masif.
(prf/ega)
Libur Akhir Tahun, 30.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Candi Borobudur
2026-01-11 22:22:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:06
| 2026-01-11 22:11
| 2026-01-11 21:50
| 2026-01-11 21:30
| 2026-01-11 21:19










































