Tawuran di Depan Masjid Agung Pamekasan: 1 Pemuda Tewas, 2 Luka-Luka

2026-01-15 08:48:01
Tawuran di Depan Masjid Agung Pamekasan: 1 Pemuda Tewas, 2 Luka-Luka
PAMEKASAN, - Tawuran antarpemuda di depan Masjid Agung Asy-Syuhada di Jalan Masegit, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan mengakibatkan satu orang meninggal dan dua lainnya luka-luka, Minggu sekitar pukul 03.30 WIB.Dua korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan.Korban meninggal atas nama Rosyid (27), warga Desa Teja Barat, Kecamatan Pamekasan, dibawa ke kamar jenazah RSUD Smart.Sementara dua korban luka lainnya atas nama Rafi dan seorang berinisial A menjalani perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Smart Pamekasan.Baca juga: Tawuran di Tallo Makassar Kembali Pecah: Pakai Bom Molotov, Satu Rumah Nyaris TerbakarKorban meninggal mengalami luka di leher dan kepala. Diduga luka akibat senjata tajam."Korban bersimbah darah tergeletak di dekat sepeda motornya. Lukanya di leher," kata saksi mata, Syaiful Anam (32).Menurutnya, korban meninggal akibat ditusuk pisau sehingga mengalami luka sayat di bagian leher."Saya tiba di lokasi sudah banyak orang. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit," ujarnya.Jenazah korban dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 04.30 WIB dan sekitar pukul 07.30 WIB dipulangkan ke rumah duka.Informasi sementara, pelaku penusukan yang menyebabkan korban meninggal diduga berinisial J, warga Desa Campor, Kecamatan Proppo.Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi membenarkan kejadian tersebut. Polisi disebut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)."Kami sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Saat ini kami melakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.Baca juga: Tawuran di Makassar Hampir Sepekan Tak Reda, Polisi Temukan Anak Panah di LokasiIa menyampaikan, satu orang meninggal telah dibawa ke RSUD Smart dan dua orang sedang dirawat di ruang UGD."Untuk pelaku masih kami dalami. Sekaligus kami masih mendalami saat kejadian berlangsung di lokasi," ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-15 07:51