7 Hal Wajib Dilakukan Sebelum Bepergian agar Rumah Tetap Bersih

2026-02-01 18:18:55
7 Hal Wajib Dilakukan Sebelum Bepergian agar Rumah Tetap Bersih
- Pulang dari liburan berhari-hari dan disambut dengan rumah yang bersih tentu akan sangat menyenangkan.Karena itu, membersihkan rumah sebelum berangkat berlibur penting untuk dilakukan agar kamu tetap bisa berlibur dengan tenang dan nyaman. Disisi lain, ada banyak barang yang perlu dikemas untuk dibawa berlibur, hal ini akan memecah fokus kamu untuk memilih berkemas atau merapikan rumah.Baca juga: Cara Menanam Buah Naga di Halaman Rumah hingga Bisa Panen Untuk itu agar mempermudah proses berkemas dan membersihkan rumah, dilansir dari laman Better Homes and Gardens pada Rabu berikut adalah hal yang perlu kamu rapikan dan bersihkan sebelum berangkat liburan.Mencuci piring dan membersihkan wastafel akan membantu kamu untuk menghilangkan jamur dan bakteri dan lingkungan lembap yang berkembang di dalam rumah.Disisi lain, kamu tentu tidak ingin meninggalkan piring kotor di mesin pencuci atau wastafel, untuk itu pastikan untuk menjalankan mesin tersebut dan membersihkan wastafel.Setelahnya, kamu dapat mengosongkan mesin pencuci piring dan biarkan mesin tersebut terbuka untuk membantu mencegah kelembapan dan bau yang menumpuk di dalamnya.Sebelum berkemas untuk liburan, periksa kulkas, lemari dapur dan area penyimpanan makanan di rumah. Hal ini dapat membantu untuk mencegah makanan membusuk tanpa kamu ketahui.Baca juga: Cara Menanam Kangkung di Rumah, Mudah Dirawat dan Bisa Panen BerulangSelain itu, pastikan sayuran atau buah yang tersimpan di dalam kulkas tidak akan membusuk selama kamu tinggal berlibur, jika kamu takut buah dan sayur tersebut akan busuk sebaiknya segera buang untuk menghindari hama merayap di rumah atau bawa untuk camilan.Kamu tidak perlu khawatir untuk barang dan makanan yang tidak mudah busuk, selagi melakukan hal ini kamu bisa menghilangkan sisa residu seperti remah-remah dan sisa makanan di lemari penyimpanan.Hal lain yang penting untuk dilakukan saat membersihkan rumah sebelum ditinggal berlibur yakni membuang sampah.Kamu juga harus memeriksa tempat sampah di setiap ruangan atau area pembuangan lain seperti tempat pembuangan popok dan kotak pasir kucing.Usahakan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan ini untuk menghindari sampah yang tertinggal di ruangan tertentu.Untuk menghindari jamur dan kuman yang berkembang di sekitar kamar mandi saat kamu pergi berlibur.Bersihkan barang-barang seperti handuk, lap dapur, dan pakaian olahraga dan pakaian kotor yang rentan terhadap jamur dan bau tak sedap.Baca juga: Meletakkan Patung Kucing di Dekat Pintu Masuk Rumah, Apa Manfaatnya?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-01 17:52