5 Item yang Akan Banyak Dicari di Toko Barang Bekas pada 2026

2026-01-12 09:08:22
5 Item yang Akan Banyak Dicari di Toko Barang Bekas pada 2026
- Dengan anggaran yang semakin ketat dan para pemilik rumah mendambakan ruang yang terasa berlapis, personal, dan penuh karakter, toko barang bekas menawarkan solusi sempurna.Menurut para desainer dan ahli belanja barang bekas berpengalaman, belanja barang bekas semakin populer menjelang 2026. Baca juga: Jangan Beli 7 Perabotan Ini di Toko Barang Bekas, Ini Alasannya!Jadi, apa yang mereka perkirakan akan laris manis di toko barang bekas pada 2026 nanti?Seperti biasa, barang-barang yang paling dicari cenderung mencerminkan tren besar dalam desain interior, tidak terkecuali tahun depan. Dikutip dari The Spruce, Kamis , beberapa ahli membagikan beberapa item yang akan banyak dicari di toko barang bekas pada 2026. Unsplash/ulevik Ilustrasi penghentian sementara air PAM Jaya.Krom sempat kurang diminati dalam desain interior, tetapi menurut Michele Cicatello, pemilik dan kurator di The Curio Collectress--pengecer dekorasi rumah vintage yang berbasis di Buffalo, New York, AS--krom akan kembali populer pada 2026.“Kuningan telah menjadi raja logam aksen interior untuk sementara waktu dan memang pantas—tetapi saya pikir masuknya interior bernuansa hangat dan alami yang telah kita lihat akan mempengaruhi kebangkitan aksen krom,” katanya.Krom dapat menambah keseimbangan dan kontras pada interior yang hangat dan banyak ditemukan di toko barang bekas.Mencari cara sederhana untuk memasukkan krom ke ruangan?Cicatello mengatakan peralatan bar krom adalah barang pokok di sebagian besar toko barang bekas, tetapi kemungkinan tidak akan bertahan lama setelah tren ini menguat. Baca juga: 4 Benda Kamar Tidur yang Boleh Dibeli di Toko Barang BekasSelanjutnya, item yang akan banyak dicari di toko barang bekas pada 2026 adalah kain alami. Bayangkan barang-barang yang terbuat dari katun, linen, wol, dan sutra alami.Menurut Cicatello, permintaan akan kain alami sudah kuat, terutama di bidang fashion, dan diperkirakan akan terus meningkat karena orang-orang berupaya menciptakan ruang yang hangat, nyaman, serta ramah lingkungan.“Konsumen semakin cerdas, jeli, dan sadar akan produk-produk yang sarat dengan plastik dan bahan kimia yang tidak dapat terurai secara permanen dan mereka sudah muak,” katanya.Namun, barang-barang yang terbuat dari kain alami mungkin sulit ditemukan di toko barang bekas, jadi kamu mungkin perlu sedikit berkreasi.“Kain tetaplah kain. Siapa bilang selembar kain sutra tidak bisa dibelah dua dan diubah menjadi tirai?” kata Cicatello.


(prf/ega)