Punya Nama yang Sama dengan Penembak di Bondi Beach, Pria Pakistan Diteror Netizen

2026-01-12 05:20:29
Punya Nama yang Sama dengan Penembak di Bondi Beach, Pria Pakistan Diteror Netizen
SYDNEY, – Seorang pria di Sydney berdarah Pakistan bernama Naveed Akram mengaku hidupnya terancam dan takut keluar rumah setelah keliru diidentifikasi sebagai salah satu pelaku penembakan massal di Bondi Beach.Diketahui, Australia tengah diguncang insiden penembakan yang menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi New South Wales (NSW) menyatakan para pelaku diduga adalah ayah dan anak berusia 50 dan 24 tahun.Sejumlah media melaporkan salah satu penembak bernama Naveed Akram, pria dari wilayah barat daya Sydney. Namun hingga kini, NSW Police belum secara resmi mengumumkan identitas para pelaku.Baca juga: Miliarder AS Hadiahi Ahmed El Ahmed Rp 1 M, Pahlawan Penembakan Bondi BeachThis is Naveed Akram. A Pakistani living in Sydney. His identity is falsely being used by some media as being one of the Bondi beach gunmen- this is fake news. His life has now been put in danger. He needs our help. Please share.pic.twitter.com/JQGJqGkwW0Kesalahan identifikasi muncul setelah seorang migran asal Pakistan yang juga bernama Naveed Akram—yang tiba di Australia pada 2018—menemukan foto-fotonya tersebar dan dikaitkan dengan laporan penembakan Bondi Beach.Pria kelahiran Pakistan itu menjalankan usaha sendiri dan menyampaikan permohonan bantuan melalui media sosial.Dalam sebuah video yang diunggah di X pada Minggu malam, ia mengecam keras serangan tersebut dan menjelaskan bahwa akun-akun “propaganda” telah menyebarkan foto dirinya dan mengaitkannya dengan salah satu terduga pelaku.“Sesuai laporan media, salah satu penembak bernama Naveed Akram. Nama saya juga Naveed Akram. Sayangnya, nama kami sama,” ujarnya dalam Bahasa Urdu.“Saya hanya ingin Anda tahu bahwa orang itu adalah orang yang berbeda,” tambahnya.Baca juga: Pelaku Penembakan Bondi Punya Izin Resmi 6 Senjata Api, PM Australia Mau Perketat Aturan“Itu bukan saya, dan saya tidak ada hubungannya dengan insiden atau orang tersebut,” tambahnya.Ia meminta masyarakat melaporkan setiap unggahan yang menautkan wajahnya dengan pemberitaan penembakan tersebut.Ia mengaku mengalami tekanan berat dan ketakutan akibat dampak yang ditimbulkan.“Saya benar-benar membutuhkan bantuan Anda karena ini adalah peristiwa yang mengancam nyawa dan banyak masalah bisa muncul dari ini,” katanya.“Saya bahkan tidak bisa keluar rumah dengan aman,” lanjutnya.Sementara itu, komunitas Pakistan di Australia menyampaikan belasungkawa kepada para korban, termasuk dari komunitas Yahudi.Mantan Konsul Jenderal Pakistan di Sydney, Raeem Azam Mohammad, mengecam keras tindakan yang terjadi pada Minggu tersebut dan menyerukan agar para pelaku dibawa ke pengadilan.“Ini adalah kabar yang sangat menyedihkan dan mengerikan. Semoga semua yang meninggal beristirahat dengan tenang dan kami menyampaikan belasungkawa kepada teman dan keluarga mereka,” ujarnya.Baca juga: Ibu Ungkap Kehidupan Penembak Bondi Beach, Anak Baik yang Tak Neko-neko


(prf/ega)