Korban Banjir Aceh Singkil Kekurangan Logistik

2026-01-11 22:42:51
Korban Banjir Aceh Singkil Kekurangan Logistik
ACEH SINGKIL, – Warga korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, kini mulai kekurangan logistik. Kebutuhan yang ada hanya tersisa cukup untuk satu hari lagi.Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Aceh Singkil, Husni, saat dihubungi awak media dari Banda Aceh, Senin ."Stok logistik hanya tersisa untuk besok, Selasa . Kalau besok tidak ada bantuan, warga (pengungsi) terancam kelaparan," kata Husni.Husni menyebutkan, berdasarkan pendataan sementara, sejumlah jembatan dan jalan penghubung di daerah itu putus.Baca juga: Banjir dan Longsor Aceh: 156 Korban Meninggal, 1.838 TerlukaHanya beberapa wilayah jalur alternatif yang bisa dilewati menggunakan kendaraan tinggi."Kalau yang terparah, akses dari Kecamatan Singkil Utara ke Kecamatan Singkil putus total," ujarnya.Lebih lanjut, Husni mengungkapkan, sampai hari ini, belum ada bantuan yang masuk ke wilayahnya.Hanya ada bantuan dari warga Aceh Singkil yang tidak terkena dampak banjir.Selain itu, pihaknya juga masih kesulitan dalam hal koordinasi lantaran akses komunikasi dan listrik masih padam.Baca juga: Dilema Mahasiswa Aceh karena Banjir: Tak Bisa Pulang Kampung, Rumah Hancur, Orangtua Tak Bisa Dihubungi"Kami kesulitan untuk berkomunikasi, di sini, listrik padam sudah seminggu, akses komunikasi putus. Kami minta tolong agar pemerintah mempercepat pengiriman bantuan," tuturnya.Di sisi lain, dampak banjir juga telah menyebabkan kelangkaan BBM sehingga kapal yang membawa sembako juga terhenti."BBM tidak ada karena akses jalan tadi putus. Kapal yang membawa sembako ke daerah (kepulauan), yaitu Kecamatan Pulau Banyak, Pulau Banyak Barat, dan Kuala Baru juga berhenti beroperasi," tuturnya.Untuk diketahui, di Aceh Singkil terdapat 11 kecamatan yang terdampak, dengan total pengungsi 21 ribu jiwa.Akan tetapi, sebagian warga ada yang sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.


(prf/ega)