- Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim banyak jenazah ditemukan masih berada di dalam mobil usai terjadi banjir di Aceh Tamiang pada 26 November 2025.Mayat itu diklaim telah membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap. Kondisi itu kemudian disebut menyebabkan suasana Aceh Tamiang terlihat mencekam.Narasi itu kemudian dibantah oleh Polres Aceh Tamiang. Namun, seperti apa kondisi sebenarnya? Bagaimana kabar ini bermula, dan seperti apa faktanya?Narasi yang mengeklaim di Kabupaten Aceh Tamiang terdapat banyak jenazah di dalam mobil dibagikan sejumlah akun Facebook, misalnya akun ini, ini, dan ini.Akun tersebut membagikan video sejumlah mobil di pinggir jalan yang rusak akibat banjir. Salah satu akun menulis keterangan demikian:Baru tau ternyata yang bau" di jalan waktu perjalanan ke Aceh Tamiang ternyata du dalam mobil banyak mayatAkun Facebook Video yang mengeklaim di Kabupaten Aceh Tamiang terdapat banyak mayat di dalam mobil usai terjadi banjir Dikutip dari Tribunnews, Polres Aceh Tamiang menyatakan, narasi banyaknya mayat yang membusuk di dalam mobil adalah kabar tidak benar. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi menjelaskan, setelah dilakukan penelusuran tidak ditemukan adanya mayat di dalam mobil usai terjadi banjir. Menurut Muliadi, penyisiran itu dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa setiap kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya saat banjir melanda."Setelah kita sisir dan cek sepanjang jalan hingga SPBU Tanah Terban, yang juga diikuti langsung awak media, tidak ada mayat dalam mobil," tutur Muliadi,Senin .Ia menyebutkan, banjir besar yang melanda Aceh Tamiang membuat sejumlah kendaraan terpaksa ditinggalkan pemiliknya. Muliadi pun memastikan pihaknya hanya menemukan bau lumpur saat melakukan penyisiran. "Isu bau menyengat yang disebarkan juga tidak ada. Jadi, itu tidak benar. Yang ada bau lumpur banjir," ujarnya.Meski Polres Aceh Tamiang membantah kabar itu, namun perlu diperhatikan bahwa penyisiran yang dilakukan polisi baru dilakukan pada 8 Desember 2025.Sedangkan, banjir melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025. Salah seorang korban menyatakan bahwa warga sempat terjebak selama lima hari dan lima malam tanpa bantuan. Kondisi Aceh Tamiang pun mencekam. Banyak rumah yang hilang tersapu banjir bandang, dan hanya menyisakan pondasi.
(prf/ega)
CEK FAKTA: Menilik Kabar Ditemukannya Jenazah dalam Mobil yang Membusuk di Aceh Tamiang
2026-01-12 13:03:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:15
| 2026-01-12 12:32
| 2026-01-12 12:05
| 2026-01-12 11:54
| 2026-01-12 11:47










































