Janji Balas ISIS, Trump Marah 3 Warga AS di Suriah Dibunuh

2026-01-12 04:02:54
Janji Balas ISIS, Trump Marah 3 Warga AS di Suriah Dibunuh
WASHINGTON DC, – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan melakukan pembalasan besar terhadap ISIS usai melakukan serangan yang menewaskan tiga warga AS di Suriah.Serangan tersebut terjadi dalam sebuah penyergapan yang menargetkan pasukan Amerika dan menewaskan dua tentara AS serta seorang warga sipil yang bekerja sebagai penerjemah.Trump menegaskan bahwa meski pelaku penyerangan telah tewas, konsekuensi besar tetap akan dijatuhkan kepada pihak yang bertanggung jawab.Baca juga: 2 Tentara AS Tewas Ditembak Milisi ISIS yang Datang MenyergapKini, Pemerintah AS menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan detail serangan tersebut.Trump pada Minggu waktu setempat menyatakan akan menimbulkan dampak besar terhadap pihak yang terlibat dalam serangan tersebut.“Saya bisa mengatakan kepada Anda, di Suriah, akan ada banyak kerusakan besar yang dilakukan kepada orang-orang yang melakukannya,” ujar Trump.Ia menambahkan, “Mereka telah mendapatkan orangnya, tetapi akan ada kerusakan besar yang dilakukan.”Melalui media sosial, Trump juga menulis bahwa insiden itu merupakan “serangan ISIS” terhadap AS dan Suriah, serta menegaskan akan ada “pembalasan yang sangat serius.”Pada hari yang sama, ia menyampaikan bahwa dua dari tiga personel AS yang terluka telah dipulangkan dari rumah sakit dan “dalam kondisi baik.”Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan hasil penyergapan oleh seorang pria bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS.“Pelaku terlibat kontak dan berhasil dibunuh,” kata CENTCOM. Penyergapan itu terjadi di Palmyra, wilayah tengah Suriah, saat pasukan AS sedang “melakukan pertemuan penting dengan seorang pemimpin,” menurut juru bicara Pentagon, Sean Parnell.Selain tiga korban tewas, tiga personel militer AS lainnya dilaporkan terluka. Media pemerintah Suriah menyebut dua personel keamanan Suriah juga mengalami luka dalam insiden tersebut.Hingga kini, tidak ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab, dan identitas pelaku belum dirilis ke publik.AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengancam akan memburu ISIS setelah tiga warga AS dibunuh.Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengeluarkan pernyataan keras menyusul serangan tersebut.Baca juga: Suriah Tangkap 71 Orang dalam Operasi Besar Melawan Jaringan ISIS, Bahan Peledak Disita


(prf/ega)

Berita Lainnya