Damkar Gunakan Foam Padamkan Kebakaran Los Buah Pasar Induk Kramat Jati

2026-01-12 03:37:43
Damkar Gunakan Foam Padamkan Kebakaran Los Buah Pasar Induk Kramat Jati
JAKARTA, – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta masih berupaya memadamkan kebakaran yang melanda los buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin .Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan dengan menyemprotkan foam ke area los buah yang terbakar.Metode ini digunakan untuk memastikan api benar-benar padam, mengingat masih terdapat titik-titik api yang menyala di balik tumpukan material.Baca juga: Mengenal Robot LUF 60 yang Turun Padamkan Api di Pasar Induk Kramat JatiPetugas terlihat membalik dan mengurai material yang terbakar sebelum melakukan penyemprotan. Pada beberapa bagian, api kembali muncul saat material digeser.Untuk mempercepat pemadaman, Gulkarmat juga menerjunkan dua unit robot pemadam kebakaran ke dalam area los.Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan, robot tersebut digunakan untuk membantu mengurai tumpukan material yang sulit dijangkau petugas secara manual."Sekarang kita lagi masuk ke dalam untuk mengurai tumpukan-tumpukan bahan yang masih terbakar. Seperti besi-besi itu kan agak sulit kita angkut, jadi kita pakai alat itu untuk mengurai di dalam area lokasi," ujar Muchtar di Pasar Induk Kramat Jati, Senin.Muchtar menjelaskan, penggunaan foam menjadi langkah utama karena banyaknya material mudah terbakar di dalam los buah.Baca juga: Pemprov DKI Bentuk Tim Investigasi Usut Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati"Foam kami pakai untuk memadamkan api, yaitu untuk menutupi oksigen. Karena kami lihat tadi apinya tidak mati-mati. Karbit kalau kami kasih air dia akan menyala terus, maka kami gunakan foam itu untuk mematikan," jelasnya.Dalam penanganan kebakaran tersebut, Gulkarmat mengerahkan total 95 personel. Muchtar memperkirakan pemadaman dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit ke depan."Total keseluruhan personil ada 95 pasukan. Nah, sekarang tinggal kami minta waktu kurang lebih sekitar 30 menit ke depan untuk menuntaskan pemadaman ini," ungkapnya.


(prf/ega)