Ibu Oki menambahkan bahwa restoran dia sebelumnya mengadopsi pesan makan secara online sejak sebelum pandemi Covid-19, kurang lebih sekitar 2018-2019 lalu.Saat pandemi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, restorannya sepi dan kanal digital justru menjadi penopang utama kelangsungan usaha.“Waktu PSBB, kondisi sangat berat karena orang tidak boleh ke restoran. Tapi kami tetap buka. Saat itu, 70 sampai 80 persen penjualan justru datang dari online dan kami bersyukur bisa tetap bertahan hingga sekarang,” ujar Ibu Oki.Transformasi digital Ibu Oki tidak berhenti di layanan pesan-antar. Sekitar tiga minggu lalu, ia sepakat untuk menghadirkan layanan Grab Dine Out (layanan makan di tempat via aplikasi Grab) di seluruh restoran yang ia miliki.Baca juga: Pesanan Grab dari Luar Negeri Melonjak, Efek Gerakan Traktir Ojol Indonesia
2026-01-12 19:30:00
(prf/ega)
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:12
| 2026-01-12 18:51
| 2026-01-12 18:26
| 2026-01-12 18:20
| 2026-01-12 17:26










































