Hujan Deras Picu Longsor di 4 Wilayah Sumut, Akses Jalan Banyak Terputus

2026-01-12 05:51:51
Hujan Deras Picu Longsor di 4 Wilayah Sumut, Akses Jalan Banyak Terputus
MEDAN, — Sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami bencana tanah longsor setelah hujan deras mengguyur sejak Senin .Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara melaporkan sedikitnya empat daerah terdampak, yakni Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Nias Selatan.Di Sibolga, material longsor menutup akses di Jalan II Nomensen, Kecamatan Sibolga Timur. Arus kendaraan sempat terhambat akibat tumpukan tanah dan batu yang menutupi badan jalan.Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang 13 Daerah di Sumbar, Ribuan Orang DievakuasiDikutip dari Antara, dampak paling signifikan terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Longsor menimpa dua kecamatan, Angkola Sangkunur dan Angkola Barat.Akses penghubung Tapanuli Selatan–Mandailing Natal dilaporkan putus total sepanjang 37 meter dengan lebar 6,5 meter serta kedalaman mencapai 9 meter di Kecamatan Angkola Sangkunur.Sementara itu, di Kecamatan Angkola Barat, dua rumah milik warga dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat tertimbun longsor.Baca juga: Tanggul Sungai Cabean di Demak Longsor 60 Meter, Perbaikan Darurat Capai 55 PersenPusdalops juga mencatat longsor di tiga kecamatan di Kabupaten Nias Selatan.Beberapa ruas jalan lintas antar kabupaten di Kecamatan Hilimegai dan Onolalu tertutup material tanah. Satu rumah di Kecamatan Fanayama mengalami rusak berat.Di Kota Gunungsitoli, longsor berdampak pada wilayah Gunungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Idanoi.Jalan lintas di kilometer 12 Desa Hiligodu Ombolata turut terdampak sehingga mengganggu mobilitas warga.Meski kerusakan infrastruktur cukup signifikan, laporan sementara menyatakan tidak ada korban jiwa maupun pengungsi.“Berdasarkan laporan, jumlah pengungsi, korban luka-luka dan meninggal dunia nihil,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati.Sri Wahyuni, yang akrab disapa Yuyun, menyampaikan bahwa seluruh pemerintah daerah terdampak telah melakukan langkah penanganan awal dan koordinasi lintas instansi.“Berdasarkan laporan. Saat ini masih dalam penanganan oleh pemerintah masing-masing dan pemangku kebijakan terkait,” katanya.BPBD Sumut masih melakukan pemutakhiran data sambil memantau potensi longsor susulan mengingat intensitas hujan di beberapa wilayah masih tinggi.


(prf/ega)