Lapor ke Prabowo, Kepala BGN: 323 SPPG MBG Dialihkan untuk Korban Banjir Sumatera

2026-01-31 08:19:59
Lapor ke Prabowo, Kepala BGN: 323 SPPG MBG Dialihkan untuk Korban Banjir Sumatera
JAKARTA, - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa ada 323 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dikonversi sementara untuk melayani korban banjir di tiga wilayah Sumatera.Laporan tersebut disampaikan Dadan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin .Langkah konversi dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam mendukung penanganan korban bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir November 2025 lalu.Unit layanan MBG yang sebelumnya difokuskan untuk melayani anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui, untuk sementara waktu dikonversi bagi pemenuhan kebutuhan para korban di wilayah terdampak banjir.Baca juga: Airlangga Pamer ke Prabowo, Ekonomi Baik hingga IHSG Cetak Rekor Tertinggi “Jadi totalnya alhamdulillah sampai sekarang sudah ada 323 (SPPG) dan kita pastikan seluruh di daerah bencana, kita pastikan selalu tersedia uangnya agar bisa tetap melayani pengungsi,” ujar Dadan.Secara perinci, konversi SPPG dilakukan di tiga provinsi yang terdampak bencana, yakni Aceh dengan 109 SPPG, Sumatera Utara (Sumut) dengan 148 SPPG, dan Sumatera Barat (Sumbar) dengan 66 SPPG.Jika dijumlahkan, terdapat 323 SPPG yang dialihkan fungsinya untuk melayani para pengungsi.“Alhamdulillah di Provinsi Aceh ada 109 SPPG, di Provinsi Sumatera Utara ada 148 SPPG, di Provinsi Sumatera Barat ada 66 SPPG, total 323 SPPG yang dikonversi dari melayani penerima manfaat anak sekolah, ibu, menyesuaikan karena terdampak, kemudian melayani pengungsi,” paparnya.Di sisi lain, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi MBG telah mencapai 17.555 unit.Seluruh SPPG tersebut tercatat telah melayani lebih dari 50,3 juta orang yang tersebar di 38 provinsi dan 509 kabupaten.“Sampai hari ini sudah ada 17.555 SPPG yang sudah melayani 50.390.880 orang di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan,” katanya.Sebaran SPPG paling banyak berada di Jawa Barat dengan total 3.996 unit, disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur.Namun, jika dilihat dari persentase pemenuhan kebutuhan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi wilayah dengan capaian tertinggi, yakni sekitar 87 persen.Selanjutnya, Jawa Tengah mencatatkan capaian 83 persen dan Lampung sebesar 81 persen.“Jawa Barat sendiri, meskipun tertinggi, baru mencapai 80 persen secara nasional. Secara keseluruhan, SPPG yang sudah terbentuk mencapai 59 persen,” lanjut Dadan.Selain itu, ia mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.Hingga saat ini, jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 741.985 orang.Baca juga: Lapor ke Prabowo, Menhub Sebut 119,5 Juta Orang Bakal Berpergian Saat Libur Nataru 2025/2026


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-31 06:35