TNGM Kaji Aturan Boleh Menambang Pasir di Merapi, Bakal Berlakukan Seleksi

2026-02-02 05:03:58
TNGM Kaji Aturan Boleh Menambang Pasir di Merapi, Bakal Berlakukan Seleksi
MAGELANG, - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Muhammad Wahyudi mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengkaji peraturan penambangan pasir di wilayah kerjanya.Menurut dia, penambangan pasir di lereng Gunung Merapi merupakan bagian dari pemulihan ekosistem aliran sungai."Kami atur pasir boleh dikeluarkan berapa, sesuai aturan dan kajian. Itu yang bisa dimanfaatkan (untuk tambang)," bebernya usai kegiatan penanaman pohon serentak di Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa .Wahyudi mengatakan akan ada seleksi untuk bisa menambang pasir secara legal di TNGM.Baca juga: Lahan 409 Hektar di Gunung Merapi Dirusak Tambang Ilegal, Pohon Dibabat Lalu DitinggalDengan diaturnya penambangan tersebut, dia mengeklaim pemerintah daerah akan mendapat pendapatan. "Dan, ekosistem tetap terjaga," katanya.Sementara itu, berdasarkan data Balai TNGM per Oktober 2025, sekitar 409 dari 6.000 hektar lahan di lereng Gunung Merapi dinyatakan rusak akibat penambangan ilegal.Wahyudi menyampaikan bahwa penambangan pasir ilegal seiring waktu merangsek ke dalam wilayah hutan, tidak hanya di sekitar sungai."(Pohon-pohon) ditumbangkan, cari pasirnya. Ternyata pasirnya tidak terlalu bagus, akhirnya ditinggalkan, tidak bertanggung jawab," bebernya.Adapun pemulihan ekosistem kawasan hutan dilakukan di Blok Sentong, Kecamatan Dukun, yang seluas 50 hektar.Baca juga: Cegah Tambang Pasir Liar di Lereng Merapi, Menhut Raja Juli: Tidak Boleh GentarPembenahan ini dilakukan dengan menanam 33.000 bibit pohon yang ditargetkan selesai pada Februari 2026.Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri sebelumnya menindak tambang pasir ilegal di 36 titik di Taman Nasional Gunung Merapi.Selain itu, penyidik juga mendapati 39 depo pasir tanpa izin di lima kecamatan wilayah Kabupaten Magelang, yakni Srumbung, Salam, Muntilan, Mungkid, dan Sawangan.Menurut data Bareskrim, bukaan lahan imbas tambang pasir ilegal mencapai 312 hektar dari total luas kawasan 6.607 hektar.Menurut Direktur Tindak Pidana Tertentu Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni, penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi telah berlangsung sekitar 1,5 tahun.Baca juga: Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Gunung MerapiBareskrim menaksir perputaran uang dari tambang pasir ilegal di lokasi itu mencapai Rp 3 triliun dalam dua tahun terakhir.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-02 03:10