Hernia Bisa Terjadi pada Anak, Dokter Ungkap Penyebabnya

2026-01-12 04:53:57
Hernia Bisa Terjadi pada Anak, Dokter Ungkap Penyebabnya
– Sebagian orang menganggap hernia sebagai penyakit yang hanya dialami orang dewasa. Padahal, anak juga bisa mengalami hernia, bahkan sejak bayi.Secara medis, hernia merupakan kondisi ketika bagian tubuh di dalam rongga perut, seperti usus atau jaringan lemak, menonjol keluar melalui celah pada dinding perut.Pada anak, kondisi ini umumnya berkaitan dengan proses perkembangan tubuh sejak masa kehamilan.Menurut dr. Karmile, Sp.B.A., salah satu jenis hernia yang paling sering ditemukan pada anak adalah hernia inguinal, yaitu benjolan di daerah lipat paha yang disebabkan akibat tidak sempurnanya penutupan prosesus vaginalis.Baca juga: Angkat Beban Berat dan Olahraga Dapat Menyebabkan Hernia, Benarkah? “Kalau hernia inguinal, bisa terjadi penonjolan usus di daerah lipat paha itu karena kegagalan penutupan prosesus vaginalis,” jelas dr. Karmile dalam Media Discussion RS Pondok Indah Group terkait penanganan hernia pada anak di Jakarta Pusat, Kamis .“Selain itu, ada juga yang disebabkan karena kelemahan dinding perut,” tambahnya.Ia menjelaskan, hernia akibat kelemahan dinding perut pada anak tergolong jarang dan umumnya terjadi pada usia yang lebih dewasa.“Yang ini pada anak-anak terjadinya sekitar empat persen dan biasanya terjadi pada anak-anak yang umurnya lebih besar, jadi bukan dari bayi,” katanya.Sebaliknya, pada kasus kegagalan penutupan prosesus vaginalis, benjolan hernia justru sering terlihat sejak bayi.“Kalau karena kegagalan penutupan prosesus vaginalis, biasanya benjolannya itu sudah sejak dia bayi atau bahkan baru lahir sudah kelihatan,” ujar dr. Karmile.Namun dengan pemantauan dan penanganan yang tepat, kondisi ini umumnya tidak menimbulkan masalah serius.Baca juga: 5 Perlengkapan Medis yang Wajib Ada di Rumah Saat Anak Mendadak SakitDr. Karmile juga menjelaskan bahwa prosesus vaginalis merupakan struktur yang terbentuk sejak janin masih berada di dalam kandungan.“Waktu di dalam kandungan, gonad yang nantinya akan jadi biji kemaluan, asalnya belum berada di bawah, dia masih berada di dalam perut,” tuturnya.Pada janin laki-laki, prosesus vaginalis berfungsi untuk membantu turunnya gonad ke kantong kemaluan.Baca juga: Kompres Air Hangat atau Dingin untuk Anak Sakit? Ini Kata Dokter“Dia akan difasilitasi oleh tonjolan ini, prosesus vaginalis. Ini sebenarnya berupa tonjolan lapisan perut paling dalam, dia akan menonjol terus ke bawah untuk memfasilitasi si gonad ini turun,” papar dr. Karmile.


(prf/ega)