- Program food estate di Merauke, Papua Selatan, adalah bagian dari ekstensifikasi atau perluasan lahan pertanian untuk ketahanan pangan nasional.Progam ini disebut menyasar hutan di Papua karena lahan-lahan produktif yang tersisa di Indonesia hanya dataran-dataran tinggi dengan status hutan lindung dan kawasan konservasi.Baca juga: "Food estate itu silakan saja dibuka di mana saja, asalkan ekosistemnya tidak terganggu ya karena rata-rata ekosistem (terganggu) dengan pembukaan lahan, terutama di masyarakat Papua yang dominan makanan sagu," ujar Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Asep Mulyono dalam webinar, Jumat .Program food estate disebut bakal mengganggu ekosistem karena tanaman pangan yang ditanam tidak sesuai dengan makanan pokok masyarakat Papua.Di sisi lain, sebenarnya ada pendekatan intensifikasi atau peningkatan produktivitas lahan pertanian yang sudah tersedia. Apalagi, produktivitas lahan pertanian sudah dapat ditingkatkan dengan teknologi dan bibit unggul. "Untuk meningkatkan produktivitas, sekarang banyak teknologi, bibit-bibit yang tahan terhadap kekeringan, tahan dengan cuaca, tahan dengan kekurangan air, itu bisa menunjang (produktivitas), selain (perluasan) lahan," tutur Asep.Baca juga: KOMPAS.COM/AKHMAD DHANI Petani saat menggarap lahannya pada lokasi cetak sawah yang berada di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat .Sementara itu, Senior Lecturer Facultry of Sustainable Agriculture Universiti Malaysia Sabah, Muhamad Askari menyarankan pendekatan agroforestri jika memang tujuan program food estate untuk ketahanan pangan.Namun, program food estate tidak boleh dilaksanakan di kawasan hulu."Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana supaya membuat rencana (food estate) yang lebih baik, jangan sampai tanpa perencanaan yang baik, jadi musibah," ucapnya.Dibandingkan program pemerintah berskala besar, seperti food estate, Askari lebih menyarankan memperkuat pertanian berbasis keluarga demi ketahanan pangan nasional.
(prf/ega)
Food Estate di Papua Jangan Sampai Ganggu Ekosistem
2026-01-12 06:21:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:47
| 2026-01-12 06:42
| 2026-01-12 05:24
| 2026-01-12 05:19










































