Natal di Perantauan, Reni Rindu Ayam Kuah Lurus Khas NTT

2026-01-16 13:04:57
Natal di Perantauan, Reni Rindu Ayam Kuah Lurus Khas NTT
JAKARTA, – Gurihnya ayam kuah lurus, hidangan khas Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi kerinduan yang tak terwujud bagi Reni (35) pada perayaan Natal tahun ini, Kamis .Perempuan asal NTT itu harus merayakan Natal jauh dari kampung halaman karena menetap di Jakarta.Dengan mata berbinar, Reni bercerita bahwa ayam kuah lurus selalu hadir di meja makan keluarganya setiap Natal di NTT.Baca juga: Ratusan Doa Jemaat Hiasi Pohon Natal di GPIB Immanuel Jakarta"Ada yang dikangenin, ayam kampung istilahnya di sana tuh kuah lurus," ungkap Reni saat diwawancarai Kompas.com di GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis.Ayam kuah lurus merupakan olahan ayam kampung yang direbus sederhana menggunakan lengkuas, serai, dan penyedap rasa. Meski tampil pucat, cita rasanya dikenal gurih dan khas.Reni mengaku selalu lahap menyantap hidangan favorit keluarganya itu bersama nasi putih."Jadi, warnanya putih dimasak kayak sop itu enak banget ayam kampung soalnya," sambung Reni.Selain ayam kuah lurus, Reni juga merindukan sate babi khas NTT yang biasanya dimasak keluarganya saat Natal.Di sisi lain, ia mengaku sedih karena tidak bisa menikmati hidangan-hidangan tersebut bersama keluarga di kampung halaman.Hal itu lantaran beberapa bulan lalu Reni sudah pulang ke NTT, sehingga pada Natal tahun ini ia memilih bertahan di Jakarta karena biaya perjalanan pulang kampung dinilai cukup mahal.Baca juga: GPIB Immanuel Jakarta Tanpa Dekorasi Mewah, Wujud Empati bagi Korban BencanaTak hanya rindu masakan rumah, Reni juga merindukan suasana ibadah Natal bersama keluarganya di NTT."Momen bersama tuh kaya pergi ke gereja ibadah bersama, kayak kemarin malam tanggal 24 biasanya kumpul semua keluarga entah dari mana pun ibadah semua sama-sama," ucap dia.Berbeda dengan Reni, jemaat asal Merauke bernama Rewinson (38) justru membawa istri dan kedua anaknya untuk merayakan Natal di Jakarta."Baru tahun ini Natal di Jakarta, karena kan pas liburan, jauh-jauh memang buat ibadah dan liburan," tutur dia.Ini merupakan kali pertama Rewinson dan keluarganya merayakan Natal di Jakarta. Mereka memilih beribadah di GPIB Immanuel karena tata cara ibadahnya dinilai serupa dengan yang biasa mereka jalani di daerah asal.Menjalani Natal perdana di Jakarta, Rewinson mengaku terkesan dengan suasana kota yang meriah.Ia mengaku takjub melihat dekorasi Natal yang menghiasi berbagai titik di Jakarta, termasuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-16 12:45