Kerugian Longsor Banjarnegara Capai Rp 3,68 Miliar, Gubernur Janji Bantu Pemulihan

2026-01-12 05:57:51
Kerugian Longsor Banjarnegara Capai Rp 3,68 Miliar, Gubernur Janji Bantu Pemulihan
SEMARANG, - Bencana tanah longsor yang menimpa Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.Ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, juga hewan ternak mati, lahan pertanian serta irigasi juga mengalami kerusakan.Kepala Desa Pandanarum, Misrod, mengatakan bahwa diperkirakan sebanyak 30 ekor sapi dan 250 kambing tertimbun material longsor, dengan total kerugian mencapai Rp 640 juta.Kemudian, kerugian di sektor pertanian warga mencapai Rp 2,999 miliar, yang meliputi padi, cabai, tomat, hingga kapulaga.Serta, kerusakan irigasi diperkirakan sekitar Rp50 juta.Baca juga: Bantuan Sembako, Kasur Lipat, dan Ambulans Tegal Tiba di Lokasi Longsor Cilacap dan BanjarnegaraJika ditotal, kerugian dari tiga sektor tersebut mencapai Rp 3,68 miliar.Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan akan segera melakukan langkah-langkah penanganan pascabencana.Hal itu dia sampaikan saat melakukan kunjungan di lokasi tanah longsor tersebut pada Senin, .“Bagi mereka yang ternaknya hilang nanti didata, kami bantu recovery,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis.Dia menegaskan bahwa pemulihan warga Situkung harus mencakup seluruh aspek, termasuk mata pencaharian.Baca juga: Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor di Pandanarum Banjarnegara Dihentikan Sementara“Ini bukan sekadar tempat tinggal dari kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pekerjaan warga harus dipikirkan bersama,” ucapnya.Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mencatat bahwa longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara berdampak pada 30 unit rumah roboh, 195 unit rumah terdampak, 823 jiwa warga terdampak, 2 jiwa warga terisolir, 27 jiwa dalam pencarian, dan 10 jiwa luka-luka.Baca juga: Dua Jam Menyusuri Jalur Retak: Kisah Warga Situkung Lolos dari Longsor BanjarnegaraHingga kini, jumlah pengungsi mencapai 823 jiwa dan korban meninggal sebanyak dua orang.


(prf/ega)