Warga Wonokromo Bantul Resah, Kantor Kalurahan Dipasang Spanduk "Kandang Tikus"

2026-01-12 17:43:43
Warga Wonokromo Bantul Resah, Kantor Kalurahan Dipasang Spanduk
YOGYAKARTA, - Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Wonokromo Gelap mendatangi Kantor Kalurahan Wonokromo, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Mereka menggelar aksi damai karena merasa resah atas kasus dugaan penyelewengan dana kalurahan. Saat ini, inspektorat Bantul sedang melakukan audit. Sementara itu, sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan ratusan warga mendatangi Kantor Kalurahan Wonokromo dan memasang spanduk.Salah satu spanduk berwarna hijau bertuliskan ‘Opening Kandang Tikus 1,9 M’.Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ahmad Sabiq, Koordinator Aksi menyampaikan, aksi itu berlangsung pada Senin ."Kami mulai aksi pukul 10 pagi dan selesai pukul setengah 12 siang," kata Koordinator Aliansi Wonokromo Gelap, Ahmad Sabiq, kepada wartawan di Pleret, Senin .Baca juga: Kejari Bantul Usut Dugaan Penyelewengan Dana Kalurahan Wonokromo, Lurah dan Carik DipanggilIa mengatakan aksi ini muncul karena keresahan warga terkait dugaan penyelewengan dana Kalurahan Wonokromo.Dalam aksi tersebut, ada lima poin tuntutan. Pertama, warga meminta kasus dugaan penyelewengan dana desa diusut tuntas."Kedua, kami minta transparansi dari kalurahan, karena selama ini kalurahan sangat tertutup terkait informasi transparansi anggaran," kata Sabiq.Ketiga, ia melanjutkan, warga menuntut agar pelayanan di Kalurahan Wonokromo diperbaiki, sebab banyak warga menilai pelayanannya buruk.Baca juga: Inspektorat Bantul Audit Dugaan Penyelewengan Dana Kalurahan Wonokromo hingga Miliaran RupiahKeempat, pihaknya meminta kalurahan untuk menghilangkan pungutan yang tidak sesuai regulasi."Kelima, BPD (Badan Permusyawaratan Desa/Badan Musyawarah Kalurahan) harus dievaluasi agar lebih proaktif kepada masyarakat, dalam artian mendengar aspirasi masyarakat. Tapi yang kita tekankan di tiga poin tadi," ucapnya.Sabiq menyebut akan menggelar aksi yang lebih besar jika pihak kalurahan tidak memenuhi tuntutan warga.Aksi ini bertujuan agar kalurahan bersungguh-sungguh dalam berbenah.Lurah Wonokromo, Machrus Hanafi, mengatakan pihaknya sudah menemui warga dan berbicara langsung kepada peserta aksi damai pada Senin itu.


(prf/ega)