Pemprov DKI Ganti Tema Tahun Baru Jadi "Jakarta untuk Indonesia", Tanpa Kembang Api

2026-01-12 04:49:57
Pemprov DKI Ganti Tema Tahun Baru Jadi
JAKARTA, - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengubah tema perayaan Tahun Baru 2026.Tema yang semula “Jakarta untuk Sumatera” kini diganti menjadi “Jakarta untuk Indonesia”.Perubahan itu dilakukan menyusul bencana banjir dan longsor yang tidak hanya terjadi di wilayah Sumatera, tetapi juga melanda sejumlah daerah lain di Tanah Air.“Saya harus klarifikasi, tema kita Tahun Baru hari ini adalah Jakarta untuk Indonesia. Awalnya kita punya tema Jakarta untuk Sumatera, ternyata bencana pun terjadi di luar Sumatera,” ujar Rano saat memberikan sambutan dalam acara Donor Darah dan HUT PAM Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu .Baca juga: Rekayasa Lalin Saat Car Free Night Tahun Baru di Sudirman, Ini Rute AlternatifnyaRano menegaskan, Pemprov DKI tidak akan menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun.Kebijakan itu diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang sedang terdampak bencana, khususnya di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.Sebagai pengganti, Pemprov akan mengadakan doa lintas agama.“Tahun Baru besok kita rayakan tapi dalam keprihatinan. Tidak ada kembang api, tapi tetap kita harus berdoa. Karena itu kita akan mengadakan doa lintas agama di tengah-tengah sentra Jakarta,” lanjut dia.Selain doa bersama, Pemprov juga menyiapkan penggalangan donasi di delapan titik perayaan tahun baru.Menurut Rano, donasi yang sudah terkumpul saat ini mencapai sekitar Rp197.000.000 dan masih akan bertambah hingga malam pergantian tahun.“Artinya Indonesia membutuhkan itu. Karena yang paling berat dihadapi oleh saudara-saudara kita adalah pascabencana,” kata Rano.Baca juga: Polisi Tutup Jalan Sudirman–Thamrin Mulai 18.00 WIB saat Tahun BaruRano menuturkan, sejumlah pemerintah daerah telah menyurati Pemprov DKI untuk meminta dukungan.Bantuan, kata dia, akan tetap disalurkan meski tanpa kunjungan langsung demi menghindari kerepotan bagi pemerintah setempat.“Tidak niat takabur kami, tapi hampir ada beberapa kabupaten kota yang telah mengirimkan surat permohonan bantuan kepada Pemprov DKI. Kita bantu. Cuma memang kita tidak berkunjung ke sana,” ungkap Rano.


(prf/ega)