Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman

2026-01-16 02:03:54
Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman
Kecepatan respons Polresta Pekanbaru dalam menindaklanjuti laporan masyarakat mendapatkan apresiasi. Melalui layanan darurat 110, petugas Resmob Polresta Pekanbaru merespons cepat aduan warga soal preman meresahkan hanya dalam hitungan menit.Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan operator piket 110 menerima laporan warga bernama Reyner Jaya sekitar pukul 13.45 WIB siang tadi. Pelapor merasa terancam dengan kehadiran preman yang meminta 'jatah keamanan' di depan kediamannya di Jalan Lily, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru."Kemudian, anggota dari Resmob yang dipimpin Aiptu Bambang H, Aipda Suria, dan Aipda Eko berkoordinasi dengan Kanit 1 Pamapta Polresta Pekanbaru, Ipda Ade," kata Kombes Jeki, dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).Tak butuh waktu lama, instruksi diteruskan ke personel Polsek Payung Sekaki. Unit Resmob tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.Setibanya di lokasi, petugas langsung memintai keterangan pelapor dan mengamankan terduga pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi di tempat, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan."Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, terutama terkait permintaan uang parkir ilegal di depan ruko milik pelapor. Dan pelapor memutuskan untuk tidak melanjutkan ke ranah laporan polisi (LP)," jelasnya.Kombes Jeki mengatakan layanan 110 merupakan wujud kehadiran Polri di tengah situasi darurat."Ini adalah komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat saat situasi darurat terjadi," tegasnya.Jeki juga mengimbau kepada seluruh warga Pekanbaru untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 jika melihat atau mengalami gangguan keamanan."Kami siaga 24 jam. Layanan 110 ini gratis dan merupakan cara tercepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian," tutup Kapolresta.Kejadian ini menjadi bukti nyata efektivitas nomor darurat 110 sebagai saluran komunikasi langsung antara warga dan kepolisian. Pelapor menyampaikan apresiasi atas respons cepat 110."Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada layanan 110 Polresta Pekanbaru yang telah cepat merespons laporan dari masyarakat. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat," ucap Reyner dalam video yang diterima wartawan.Lihat juga Video 'Bang Jago Ancam Bakar Minimarket di Sumedang Berujung Ditangkap':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-16 02:11