Anak SD Asal Pati Juara di Thailand, Bupati Sudewo: Suaranya Sangat Indah

2026-02-03 03:20:22
Anak SD Asal Pati Juara di Thailand, Bupati Sudewo: Suaranya Sangat Indah
- Krishna Budi Purbaya, siswa SDN Pati Wetan 01, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih juara 1 lomba menyanyi tingkat internasional di ajang Thailand Youth Performing Arts Festival 2025 yang digelar di Thailand.Anak asal Kabupaten Pati yang akrab disapa Krishna ini sukses mengungguli peserta dari berbagai negara berkat suara emasnya.Usai menyabet gelar juara, Krishna diundang langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, untuk tampil di Pendopo Kabupaten Pati pada Rabu .Dalam kesempatan tersebut, Krishna membawakan dua lagu di hadapan Bupati Pati, Sudewo, Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pati.Baca juga: 60 Tukang Becak di Pati Dapat Becak Listrik, Bupati Sudewo Siap Pantau Perawatan Agar AwetBupati Sudewo menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Krishna di usia yang masih sangat muda.“Krisna baru menjuarai lomba menyanyi tingkat internasional di Thailand, juara 1. Luar biasa, ini orang Pati. Ini Krishna luar biasa. Masih sekolah SD,” kata Sudewo.Menurut Sudewo, pencapaian Krishna bukan hal yang mengejutkan karena bakatnya memang luar biasa sejak kecil.“Saya tidak kaget kalau Krishna mendapatkan juara pertama, karena suaranya sangat indah sekali. Terima kasih banyak kepada kedua orang tua Krishna yang telah membimbing dan mengarahkan sampai sejauh ini,” terangnya.Ia juga berharap agar Krishna terus dibimbing dengan baik agar talentanya semakin berkembang dan bisa terus berprestasi di berbagai ajang nasional maupun internasional.“Krishna harus dibimbing dengan baik supaya ke depannya bisa terus berprestasi,” tambahnya.Bupati Pati juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada Krishna dan anak-anak berprestasi lainnya di Kabupaten Pati.“Insya Allah, saya akan men-support penuh untuk prestasi putra-putri daerah demi membanggakan Pati. Saya tidak akan diam dan berpangku tangan,” tegasnya.Bahkan, Sudewo menyatakan siap membantu segala kebutuhan Krishna jika nanti berangkat ke Italia untuk mengikuti lomba menyanyi internasional berikutnya pada tahun 2026.Sementara itu, Krishna mengaku sangat bahagia karena mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati Pati.“Aku seneng banget bisa dipanggil Pak Bupati. Semoga anak-anak yang punya prestasi juga bisa dipanggil Pak Bupati ke depannya,” pungkas Krishna.Prestasi gemilang yang diraih Krishna menjadi inspirasi bagi banyak anak di Kabupaten Pati untuk terus mengasah bakat dan berani tampil di kancah dunia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-02-03 15:05