Kata Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Nadiem

2026-01-13 07:44:07
Kata Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Nadiem
Jakarta - Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim kembali menimbulkan perdebatan setelah sejumlah tokoh menyampaikan pandangan berbeda mengenai ada atau tidaknya niat jahat atau mens rea dalam perkara ini.Di tengah proses hukum yang berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, komentar dari mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi menambah dimensi baru pada diskursus publik soal arah penegakan hukum dalam kasus digitalisasi pendidikan tersebut.Perkara ini berkaitan dengan pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berupa laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada program digitalisasi pendidikan yang dilaksanakan Kemendikbudristek pada periode 2019–2022.Advertisement"Terdapat banyak kejanggalan, salah satunya terkait perdebatan soal mens rea, dan menyatakan bahwa dalam kasus Nadiem ini ia tidak melihat adanya niat jahat," ujar Laksmana, melalui keterangan tertulis, Minggu .Ia merujuk pada keterangan bahwa Nadiem disebut telah mengajak Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) serta Kejaksaan Agung untuk mengawasi proses pengadaan, yang menurutnya menunjukkan ketidakhadiran niat jahat dalam kebijakan tersebut.Laksamana juga menyinggung hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang, menurut narasi dalam unggahan tersebut, disebut tidak menemukan kerugian negara dalam program pengadaan Chromebook itu.Pernyataan ini secara implisit berseberangan dengan posisi Kejaksaan Agung yang secara resmi menyebut adanya kerugian negara Rp2,1 triliun berdasarkan perhitungan yang menjadi dasar penetapan tersangka dan pelimpahan perkara ke pengadilan."Kontradiksi antara narasi 'tidak ada kerugian negara' dan klaim resmi kerugian negara tersebut menjadi salah satu titik penting yang kini dipertarungkan dalam ruang publik maupun di ruang sidang," ucap Laksamana."Kalau memang niat jahatnya (mens rea) tidak ada, dan kalau Nadiem memang sudah mengajak Jamdatun (Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara) dan Kejaksaan Agung untuk mengawasi prosesnya, itu berarti tidak ada mens reanya. Kedua, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sudah memberikan laporan audit dan tidak ada kerugian negara," sambung Laksamana Sukardi. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-13 06:36