- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan terkait dampak tidak langsung dari bibit Siklon Tropis 96S.Bibit Siklon Tropis 96S mulai terbentuk pada 25 Desember 2025 pukul 01.00 WIB di wilayah Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat.Pada Kamis pagi pusat sirkulasi telah berada di sekitar 14.2°LS 116.5°BT, berada di Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta.Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG: Bibit Siklon 93S Kian Kuat, Sejumlah Wilayah Diminta WaspadaBMKG mencatat kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1008 hPa.Bibit Siklon Tropis 96S didukung oleh suhu permukaan laut yang cukup hangat (29 - 30oC) dan vortisitas yang mendukung di semua lapisan.Namun, beberapa faktor yang menghambat pertumbuhan sistem ini antara lain adanya intrusi udara kering pada lapisan 850 mb dan 500 mb, geseran angin yang sedang kuat (15-25 knot), serta kondisi divergensi lapisan atas dan konvergensi lapisan bawah yang masih lemah.Baca juga: Waspada Dampak Siklon Tropis GRANT di 5 Wilayah Indonesia hingga 25 Desember 2025BMKG Prakiraan Streamline dari BMKG untuk tanggal 25 Desember 2025, pukul 07.00 WIBBerdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan kondisi ini cenderung persisten, dan akan mengalami sedikit peningkatan kecepatan angin pada 24-48 jam ke depan.Itu ditandai pula dengan sirkulasi yang semakin tertutup dan sirkuler dengan kecepatan angin maksimum mencapat 20 knot terutama di utara pusat sirkulasi.Baca juga: Peringatan Dini BMKG Terkait Siklon Tropis Grant: Potensi Gelombang Tinggi Ancam Sejumlah PerairanSistem ini di prakirakan akan bergerak ke arah timur laut pada 24-72 jam menuju ke wilayah dengan wind shear vertical kuat, kemudian berbelok ke barat daya pada 72 jam ke depan.Bibit Siklon Tropis 96S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam (hingga 26 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.Ada potensi tinggi gelombang kategori sedang (1.25-2.5 meter) di Perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga DI Yogyakarta, Perairan selatan P. Lombok hingga P. Timor, Laut Sawu, dan Samudra Hindia selatan NTT.Baca juga: Apa Dampak Siklon Tropis Grant terhadap Wilayah Indonesia? Ini Penjelasan BMKGSementara itu, potensi gelombang kategori tinggi (2.5-4.0 meter) diwaspadai terjadu di wilayah Selat Bali bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTB.Secara umum, BMKG menyebut potensi Bibit Siklon Tropis 96S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori Rendah.
(prf/ega)
Peringatan BMKG Terkait Dampak Bibit Siklon Tropis 96S di Indonesia
2026-01-12 05:06:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:36
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 03:54
| 2026-01-12 03:47
| 2026-01-12 03:32










































