Hasil Arema FC vs Persita 0-1, Strategi Jitu Pena Berbuah 3 Poin bagi 10 Pemain

2026-01-13 10:29:57
Hasil Arema FC vs Persita 0-1, Strategi Jitu Pena Berbuah 3 Poin bagi 10 Pemain
- Persita Tangerang yang bermain dengan 10 personel untuk 20 menit terakhir laga berhasil mencuri kemenangan di markas Arema FC.Pertandingan terakhir dari rentetan laga tunda pekan ke-8 Super League 2025-2026 bergulir di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, pada Selasa .Sekaligus, partai Arema FC vs Persita Tangerang ini adalah laga terakhir kompetisi Super League 2025-2026 untuk tahun 2025.Berkat hasil ini, Arema FC merosot dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga terakhir.Sementara, Persita menorehkan dua kemenangan beruntun setelah menang lawan Persik Kediri pada pekan lalu.Bermain 10 personel sejak Andrean Rindorindo mendapat kartu merah, Persita Tangerang berhasil mencuri poin dengan gol menit akhir pemain pengganti Andrejic Aleksa.Hasil ini membuat pasukan Carlos Pena naik ke peringkat kelima klasemen sementara.Aksi besar pertandingan datang pada babak kedua setelah 45 menit pertama berakhir sama kuat 0-0.Vadeci kemudian meliuk ke pertahanan tim tamu dan beruypaya mencungkir kiper Igor Rodriguez.Namun, sang penjaga gawang membaca niatnya dan memblok usaha sang penyerang.Hokky Caraka kemudian punya peluang terbaik pada babak kedua. Ia menerima umpan terobsosan ciamik dari Matheus Alves untuk berhadapan satu lawan satu dengan Lucas Frigeri.Akan tetapi, peluang tersebut terbuang percuma setelah tembakan kaki kirinya masih terlalu lemah dan terbaca kiper Arema FC tersebut.VAR review kemudian dilakukan menit ke-67 setelah Dedik Setiawan dijatuhkan oleh Andrean Rindorindo dalam perjalanan menuju kotak penalti.Wasit Asep Yandis awalnya memberi kartu kuning tetapi ia kemudian melihat monitor pinggir lapangan untuk mengambil keputusan apakah itu tergolong DOGSO (pelanggaran orang terakhir) atau tidak.Usai melihat monitor, wasit pun mengambil keputusan bahwa itu adalah kartu merah. Persita terpaksa bermain 10 personel untuk 20 menit akhir.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 10:20