Tingkatkan Kualitas, BP Tapera Buat Katalog Kontraktor Rumah Subsidi

2026-01-13 11:33:51
Tingkatkan Kualitas, BP Tapera Buat Katalog Kontraktor Rumah Subsidi
JAKARTA, - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) membocorkan platform e-katalog kontraktor yang nantinya akan dibuat merupakan usulan dari pengembang."Itu kan masukkan juga dari teman-teman asosiasi," jelas Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di kantornya, Jakarta, Selasa .Tujuan katalog bagi kontraktor yaitu meningkatkan kualitas rumah subsidi ke depan. Karena, perlu dipertimbangkan assessment (persetujuan) atau sertifikasi standarisasi kontraktor-kontraktor yang selama ini mendukung pembangunan rumah subsidi para pengembang.Katalog kontraktor diperlukan, karena tidak semua pengembang membangun sendiri, banyak di antara mereka menggunakan jasa kontraktor.Jika kontraktor beres disertifikasi, tentu mereka memiliki kualifikasi dan standar tertentu, bersamaan dengan rumah contoh yang pernah dibangun.Baca juga: Mengenal SiPetruk, SiKasep dan SiKumbang, Aplikasi Perumahan SubsidiSkema selanjutnya yang akan dilakukan adalah dengan memasukkan para kontraktor bersertifikat tersebut ke dalam e-katalog.Hal ini tentunya akan mendorong pilihan bagi pengembang untuk bisa menggunakan kontraktor tersertifikasi yang sudah dijamin BP Tapera untuk membangun rumah subsidi sesuai standar dan kualitas yang ditetapkan.Heru menambahkan, penilaian yang akan dilakukan BP Tapera dari sisi kualitas rumah yang dibangun, ketepatan sasaran, serta keterhunian suatu perumahan."Apakah kualitas pembangunannya enggak bagus, apakah lokasinya juga enggak bagus, kemudian juga prasarana utilitasnya juga enggak bagus, lokasi yang enggak bagus misalkan banjir, dekat dengan tanah longsor misalkan, itu kan seharusnya saat ini yang berjalan seperti itu," tutur dia.Sebetulnya, fitur khusus untuk mengawasi kontraktor telah dibuat Mantan Direktur Utama (Dirut) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin yakni Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk).Sistem tersebut saat ini sedang diadopsi kembali BP Tapera bersama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).Baca juga: SiPetruk Bantu Pengembang Pantau Perumahan yang Dibangun Kontraktor"Namun demikian kan teman-teman pengembang masih ada kekhawatiran juga ketika diimplementasikan, itu justru menjadikan beban bagi teman-teman, karena banyak sekali foto-foto per tahapan konstruksi rumah subsidi itu yang harus di-upload (diunggah)," tutur Heru.Sejauh ini, BP Tapera tengah menyederhanakan SiPetruk agar hanya butuh komponen-komponen utama yang diunggah agar menjadi suatu keyakinan bahwa kualitas pembbangunan ruma subsidi sudah bagus."Contohnya dari sisi tulangan besinya, dari sisi fondasinya. (Tetap diteruskan?) Kita sih ingin diterusin, tapi itu harus di-disikat lagi ya, dengan Kementerian (PKP). Itu sebenarnya kalau e-katalog untuk kontraktor itu, itu cukup perluasan fitur dari SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) saat ini saja," tandasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-13 11:34