Eksplorasi 2 Babak di Koleksi 11/11, Monokrom Tegas ke Pastel Lembut

2026-01-14 10:23:27
Eksplorasi 2 Babak di Koleksi 11/11, Monokrom Tegas ke Pastel Lembut
JAKARTA, - Desainer Harry Halim meluncurkan koleksi spring/summer 2026, 11/11 di The Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Selasa . Koleksi ini terdiri dari dua bagian."Yes, collection ini dibagi dari dua chapter. Jadi, season ini, for me, it's like a making a movie (musim ini, bagi saya, seperti membuat film),” kata Harry saat konferensi pers di The Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa . Baca juga: Kedua babak ini, lanjutnya, saling berkaitan dengan tetap mempertahankan warna yang menjadi identitas khasnya. Koleksi ini juga berbeda karena ada sisi yang lebih emosional dan personal. Tak hanya eksplorasi bentuk dan warna, Harry menyusun setiap rancangan layaknya narasi yang bergerak dari satu fase menuju fase berikutnya.“Ada dua babak. Satu yang dibuka dengan hitam putih, hitam. Yang ditutup dengan warna pastels,” ujar Harry. /Aliyah Shifa Rifai Spring/Summer Collection 2026 karya Harry Halim yang digelar di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa .Babak pertama dibuka dengan nuansa monokrom yang menjadi ciri khas karya Harry. Hitam dan putih menjadi warna dominan, menghadirkan kesan tegas, kuat, sekaligus penuh kontrol.Potongan tailoring presisi, siluet bahu kokoh, serta rok crinoline berbentuk sangkar menghadirkan kesan kuat dan berkarakter, mencerminkan disiplin serta ketelitian khas karya Harry.Busana-busana ini seperti representasi sebuah fase ketika seseorang masih memegang kendali penuh atas dirinya di tengah perubahan./Aliyah Shifa Rifai Spring/Summer Collection 2026 karya Harry Halim yang digelar di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa .“Di dalam collection hitam ini juga ada beberapa elements of moving back up (elemen kembali). This is melambangkan power (kekutan) dan perubahan,” kata Harry.Babak pertama seolah menjadi simbol kekuatan yang tak tergoyahkan. Kain-kain tebal, bentuk yang tegas, dan detail konstruktif menjadi metafora tentang bagaimana manusia bertahan sebelum akhirnya belajar untuk merelakan.Baca juga: /Aliyah Shifa Rifai Spring/Summer Collection 2026 karya Harry Halim yang digelar di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa .Setelah menampilkan kekuatan dalam bentuk struktur yang solid, koleksi 11/11 bergerak menuju babak kedua.Di babak ini, nuansa visual mulai "melunak". Babak kedua hadir dengan kain-kain yang lebih ringan, seolah terurai dari rangka sebelumnya. Struktur hitam yang kokoh mulai larut, warna-warna pastel yang lembut, seperti mauve, abu muda, dan hijau sage menandai proses “melepaskan” yang perlahan terasa menenangkan.“Dari proses perubahan koleksi babak satu, ke duanya itu perlahan-lahan, seakan-akan kita melahirkan kembali lagi. And we are surrendered (dan kami menyerah),” tutur Harry./Aliyah Shifa Rifai Spring/Summer Collection 2026 karya Harry Halim yang digelar di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa .Transisi ini menjadi poin dari koleksi 11/11, menggambarkan perjalanan emosional dari kekuatan menuju penyerahan, dari kehilangan menuju kebangkitan.Lapisan bahan transparan, kain ringan, dan siluet yang lebih cair menggantikan bentuk-bentuk tegas di awal, menciptakan kesan bahwa armor (perisai) yang dulu dikenakan perlahan dilepaskan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-14 10:00