Reli Akhir Tahun Dimulai, Wall Street Pecahkan Rekor Jelang Natal

2026-01-11 03:27:52
Reli Akhir Tahun Dimulai, Wall Street Pecahkan Rekor Jelang Natal
- Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan, Rabu , di tengah sesi perdagangan yang dipersingkat menjelang libur Natal. Mengutip Reuters, Kamis , dua indeks utama, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah saat penutupan. Dow Jones naik 288,75 poin atau 0,60 persen ke level 48.731,16, S&P 500 menguat 22,26 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.932,05. Sementara itu, Nasdaq Composite bertambah 51,46 poin atau 0,22 persen ke level 23.613,31. Volume perdagangan saham di bursa AS tercatat 7,61 miliar saham, jauh di bawah rata-rata 20 hari perdagangan terakhir yang mencapai 16,21 miliar saham. Baca juga: Wall Street Naik di Awal Pekan Pendek, Saham Teknologi Jadi Penggerak Dalam beberapa hari terakhir, indeks Wall Street bergerak naik, sebagian ditopang pemulihan saham-saham terkait kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Sebelumnya, sektor ini sempat tertekan aksi jual akibat kekhawatiran valuasi yang dinilai terlalu tinggi serta besarnya belanja modal yang berpotensi menekan laba perusahaan. Penguatan tersebut juga memperpanjang reli ketiga indeks utama menjadi lima sesi perdagangan berturut-turut. Data ekonomi terbaru menunjukkan perekonomian AS masih cukup tangguh. Pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga sekitar 50 basis poin oleh Federal Reserve pada tahun depan. Namun, peluang penurunan suku bunga pada Januari dinilai rendah, berdasarkan FedWatch Tool milik CME Group. Baca juga: IHSG Tembus 8.600, Optimisme Ekonomi Menguat, Peluang Imbal Hasil Saham Kian Terbuka? Data yang dirilis Rabu menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran AS secara tak terduga turun pada pekan lalu, memperkuat sinyal ketahanan pasar tenaga kerja. “Imbal hasil relatif stabil, volume perdagangan rendah, tetapi isu utamanya masih sama—AI tetap kuat. Ada pembicaraan soal beberapa sentimen positif, termasuk OpenAI dan model baru dari Meta, yang akan terus memicu perbincangan pasar,” ujar Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior Ingalls & Snyder di New York, merujuk pada OpenAI dan Meta Platforms. Ia menambahkan, The Fed kemungkinan belum akan kembali memangkas suku bunga dalam waktu dekat. “Peluang penurunan suku bunga pada Januari sangat kecil,” katanya. Baca juga: Wall Street Terkoreksi, Investor Cerna Data Ekonomi dan Arah Suku Bunga The Fed


(prf/ega)