Penembakan di Bondi Beach, KJRI Australia: Belum Ada Informasi Korban WNI

2026-02-01 20:31:53
Penembakan di Bondi Beach, KJRI Australia: Belum Ada Informasi Korban WNI
JAKARTA, - Pihak KJRI Sydney menyebut belum ada konfirmasi korban asal WNI dalam kasus penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia, Minggu .Berdasarkan informasi resmi dari Premier NSW dan Police NSW hingga pukul 22.00 waktu setempat, insiden tersebut mengakibatkan belasan orang meninggal dunia, termasuk pelaku.Insiden itu juga mengakibatkan 29 orang mengalami luka-luka, di antaranya dua personel Police NSW."Otoritas Australia belum mengumumkan kewarganegaraan para korban meninggal dunia maupun yang luka-luka. Belum terdapat informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak," tulis keterangan KJRI Sydney, dikutip Senin .Baca juga: Pengunjung Ceritakan Detik-detik Penembakan Bondi Beach hingga Sembunyi di Ruang Pendingin...KJRI Sydney menambahkan, hingga saat ini, otoritas Australia sedang melakukan investigasi, termasuk kemungkinan adanya ancaman lanjutan.Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Sydney juga memonitor insiden ini dan terus berkoordinasi erat dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi.KJRI Sydney mengimbau WNI di wilayah New South Wales (NSW) untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, dan mengikuti arahan otoritas Australia."WNI juga diimbau untuk segera menghubungi Hotline KJRI Sydney melalui nomor telepon +61 434 544 478 apabila memerlukan bantuan atau memiliki informasi terkait," lanjutnya.Adapun insiden ini terjadi di kawasan wisata yang menjadi ikon Australia dan kerap dipadati wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat akhir pekan.Baca juga: Tragedi Penembakan Bondi Beach: Korban Tewas 16 Orang, Pelaku Anak dan AyahDikutip dari kantor berita AFP, penembakan di Bondi Beach terjadi saat acara tahunan Hanukkah Tepi Laut.Pantai itu adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Sydney, Australia.Sebanyak dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah kerumunan, menewaskan 11 orang dan melukai puluhan lainnya.Polisi menyebut insiden ini sebagai serangan teroris yang menyasar komunitas Yahudi Australia di hari pertama Hanukkah.Lebih lanjut, polisi NSW mengatakan bahwa salah satu pelaku tewas, sedangkan pelaku lainnya dalam kondisi kritis.Selain korban tewas, petugas medis darurat mengevakuasi 29 orang yang terluka ke berbagai rumah sakit di sekitar Sydney.Polisi juga menemukan dugaan alat peledak rakitan dalam kendaraan dekat lokasi kejadian, yang diduga terkait dengan pelaku yang tewas.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-02-01 19:26