MALANG, - Jenazah dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) atau pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Malang, yang menjadi korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, dijadwalkan pulang hari ini, Selasa .Kedua korban yakni Erawati (37) warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit dan Siti Khotimah (40) warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum.Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Tri Darmawan mengatakan, jenazah kedua korban akan diterbangkan oleh Pemerintah Hong Kong langsung menuju Bandar Udara (Bandara) Juanda Surabaya."Estimasi sampai pada pukul 18.20 WIB, dan tiba di runah perkiraan pukul 22.20 WIB," kata Tri Darmawan melalui pesan singkat, Selasa .Baca juga: Jenazah Dina Martiana Akan Dipulangkan Desember Ini, Korban Kebakaran Apartemen di Hong KongKepulangan jenazah kedua korban ini, tentu akan menjadi kabar baik bagi masing-masing keluarga korban, setelah sebulan lebih tidak ada kepastian."Sebelumnya, kami pun tidak mendapatkan info pasti kapan kepulangannya. Baru kali ini kami mendapat info resmi," ujar Tri Darmawan.Diberitakan sebelumnya, dua warga Kabupaten Malang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong pada Rabu, 26 November 2025,Keduanya adalah Siti Khotimah (40) warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, dan Erawati (37) warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.Baca juga: Hong Kong Jadi Negara Tujuan Utama Pekerja Migran Asal Ponorogo, Ada 1.391 OrangTri Darmawan sebelumnya mengatakan, korban Siti Khotimah bekerja sebagai perawat lansia di Hong Kong, sementara korban Erawati menjadi perawat anak.Erawati sempat menuai empati publik karena panggilan video dengan suaminya saat kebakaran terjadi. Di tengah kepulan asap, dia menggenggong anak majikannya."Bahkan pada detik-detik sebelum meninggal, di tengah kepulan asap, Erawati menggendong anak majikannya," kata Tri Darmawan.Sebagaimana diberitakan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong mengatakan, terdapat 140 WNI yang tinggal di apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, yang terbakar hebat.Dari 140 WNI itu, sembilan orang terkonfirmasi tewas, 35 tidak diketahui keberadaannya, satu orang dirawat di rumah sakit, sedangkan 95 lainnya selamat."Status pemantauan WNI, estimasi jumlah WNI yang tinggal di kompleks apartemen adalah 140 orang. Sebanyak 95 selamat, 9 terverifikasi meninggal dunia, 1 dirawat di RS, 35 unknown whereabouts," tulis KJRI Hong Kong dalam keterangannya pada 1 Desember 2025.Baca juga: Kemenlu Belum Bisa Pastikan Pemulangan Jenazah Dina Martiana dari Hong Kong
(prf/ega)
Hari Ini, Jenazah 2 WNI Asal Malang Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong Dipulangkan ke Tanah Air
2026-01-13 00:12:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:13
| 2026-01-12 22:43
| 2026-01-12 22:15
| 2026-01-12 22:10
| 2026-01-12 21:53










































