- Para ilmuwan mengonfirmasi temuan bayi hiu paus berukuran sekitar 135 hingga 145 sentimeter di perairan Teluk Saleh, bagian utara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.Penemuan neonatal hiu paus tersebut terjadi pada Agustus hingga September 2024 berdasarkan laporan nelayan setempat dan dokumentasi ilmiah lanjutan.Hasil kajian menyebutkan ukuran dan usia bayi hiu paus mengindikasikan fase kehidupan yang sangat dini dan jarang teramati di alam liar.Temuan ini diumumkan melalui jurnal ilmiah internasional dan membuka peluang terungkapnya lokasi melahirkan hiu paus yang selama ini menjadi misteri biologi laut.Baca juga: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa, Dipicu Keracunan Logam hingga Perubahan IklimDilansir dari Antara, Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia (KI) Mochamad Iqbal Herwata Putra menyatakan temuan ini memiliki makna ilmiah yang sangat penting."Secara ilmiah, ini adalah sinyal yang sangat kuat dan mengindikasikan bahwa Teluk Saleh kemungkinan besar memiliki fungsi ekologis sebagai area melahirkan dan pengasuhan anakan hiu paus," kata Iqbal dalam keterangannya di Mataram, NTB, Selasa .Penemuan bayi hiu paus yang hidup bebas di alam liar tersebut dipublikasikan dalam jurnal Diversity dan menempatkan Teluk Saleh sebagai salah satu kandidat terkuat area pengasuhan anakan hiu paus di dunia.Temuan ini juga membuka peluang terjawabnya salah satu teka-teki terbesar dalam biologi laut, yakni lokasi hiu paus melahirkan.Baca juga: Teluk Saleh NTB jadi Habitat Hiu Paus Melahirkan dan Melakukan PengasuhanHiu paus dengan nama ilmiah Rhincodon typus dikenal sebagai ikan terbesar di dunia.Namun, fase paling awal kehidupan spesies pemakan plankton ini hampir tidak pernah teramati secara langsung di alam.Iqbal menjelaskan hingga kini belum ada satu pun lokasi melahirkan hiu paus yang terkonfirmasi secara ilmiah di dunia.Selama lebih dari satu abad penelitian, kemunculan bayi hiu paus berukuran di bawah 1,5 meter secara global baru tercatat 33 kali dan sebagian besar tidak terdokumentasi secara memadai.Namun, kondisi berbeda justru terlihat di Teluk Saleh. Pada Agustus hingga September 2024, nelayan bagan melaporkan sedikitnya lima kali penampakan hiu paus kecil berukuran 1,2 hingga 1,5 meter di sekitar lokasi penangkapan ikan.Pada 6 September 2024, satu individu bayi hiu paus tertangkap secara tidak sengaja oleh jaring nelayan sebelum dilepaskan kembali ke laut.Bayi hiu paus tersebut sempat ditempatkan dalam kotak styrofoam berisi air laut, sehingga memungkinkan estimasi ukuran tubuh secara presisi melalui analisis visual berbasis objek pembanding.
(prf/ega)
Temuan Bayi Hiu Paus di Teluk Saleh NTB Jadi Kunci Terungkapnya Misteri yang Membayangi Ilmuwan
2026-01-12 11:46:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:48
| 2026-01-12 11:27
| 2026-01-12 10:40
| 2026-01-12 10:13
| 2026-01-12 09:14










































