Lagu Natal Lebih dari 100 Tahun yang Masih Dinyanyikan hingga Kini

2026-01-16 11:57:53
Lagu Natal Lebih dari 100 Tahun yang Masih Dinyanyikan hingga Kini
- Setiap bulan Desember, berbagai lagu Natal kembali diputar di gereja, pusat perbelanjaan, media sosial, hingga platform streaming.Lagu-lagu ini kerap dianggap sebagai bagian dari budaya modern.Namun, tidak sedikit di antaranya yang sebenarnya telah berusia lebih dari satu abad, bahkan berasal dari abad pertengahan, jauh sebelum teknologi rekaman musik dikenal luas.Lagu-lagu Natal klasik ini lahir dalam konteks sejarah yang panjang, mulai dari tradisi lisan, hymn gereja, hingga puisi religius yang kemudian diadaptasi menjadi musik.Usianya yang sudah melampaui 100 tahun tidak menghalangi lagu-lagu tersebut untuk tetap dikenal dan dinyanyikan hingga saat ini.Baca juga: 50 Contoh Ucapan Natal Beberapa lagu Natal tertua yang masih dikenal saat ini berasal dari abad ke-12 hingga ke-16.Pada masa itu, lagu Natal umumnya disampaikan secara lisan dan berkaitan erat dengan drama kelahiran Yesus atau tradisi gereja di Eropa.1. The Friendly Beasts2. The Cherry Tree Carol3. Coventry CarolBaca juga: Jadwal Misa Malam Natal 2025 di Jakarta LengkapMemasuki abad ke-18, lagu Natal mulai lebih banyak ditulis dalam bentuk himne dan puisi religius, kemudian dicetak dan disebarkan secara lebih luas.1. Joy to the World (1719)2. O Come, All Ye Faithful (Adeste Fideles) (1751)3. God Rest You Merry, Gentlemen (sekitar 1760)Baca juga: 55 Ucapan Hari Natal Penuh Makna, Dapat Diucapkan Secara langsung! Abad ke-19 menjadi periode penting dalam perkembangan lagu Natal. Banyak lagu yang diciptakan pada masa ini masih diputar secara luas hingga sekarang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-16 11:23