Tukang Becak di Banyumas Terima Becak Listrik Bantuan Presiden, Bupati: Jangan Dijual

2026-01-11 05:30:59
Tukang Becak di Banyumas Terima Becak Listrik Bantuan Presiden, Bupati: Jangan Dijual
BANYUMAS, - Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subiato, memberikan bantuan sebanyak 280 becak listrik kepada tukang becak di Banyumas, Jawa Tengah.Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Presiden terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya mereka yang menggantungkan hidup pada pekerjaan informal seperti tukang becak.Ketua GSN, Teguh Arief Indrat Moko, menjelaskan bahwa gagasan pemberian becak listrik ini muncul saat Prabowo masih menjabat sebagai menteri.Baca juga: Anak 16 Tahun jadi Komplotan Polisi Gadungan di Banyumas, Peras Korban Pakai Modus NarkobaPada saat itu, ia bertemu dengan seorang tukang becak berusia sekitar 70 tahun yang tampak kelelahan mengayuh."Dengan becak listrik ini, para pengayuh becak akan lebih terbantu. Operasionalnya minim, lebih ringan digunakan, ramah lingkungan, dan sangat cocok untuk kawasan wisata," kata Teguh saat penyerahan secara simbolis di Pendapa Bupati Banyumas, Selasa .Acara dilanjutkan dengan uji coba keliling kota menggunakan becak listrik yang baru diterima.Teguh menyebutkan bahwa hingga kini sudah 3.000 unit becak listrik dibagikan ke berbagai daerah di Indonesia.Baca juga: Kasus Pengeroyokan Warga Banyumas di Rumah ASN Guru di Purworejo Sisakan Pilu, Sertifikat Jaminan Utang Ikut HilangTahun ini, ditargetkan 10.000 unit, dan pada 2026 jumlahnya akan meningkat menjadi 30.000 unit.Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menjelaskan bahwa dari total 280 becak listrik yang disalurkan, 100 unit diberikan di Banyumas, 100 unit di Purwokerto, dan 80 unit di Sokaraja.Penerima bantuan diprioritaskan bagi pengayuh becak lanjut usia."Ke depan, Presiden Prabowo menargetkan seluruh pengayuh becak di Indonesia, yang jumlahnya mencapai 80 ribu orang, akan mendapat bantuan serupa secara bertahap," ujar Sadewo.Dalam kesempatan itu, Bupati Sadewo juga menegaskan agar para penerima menjaga becak listrik dengan baik dan tidak memindah tangankan bantuan tersebut."Jangan dijual. Itu dilarang!" tegas Sadewo di hadapan para pengayuh becak.Baca juga: Simpan Sabu di Anus, Dua Kurir Lintas Pulau Dibekuk di BanyumasSalah satu penerima bantuan, Warsim Warsito, seorang tukang becak asal Sumbang, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya kepada Presiden Prabowo dan Pemerintah Kabupaten Banyumas."Saya narik dari tahun 80-an, tadi nyoba ya enak. Tapi masih butuh penyesuaian," kata Warsim.Selain memberikan becak listrik, Presiden Prabowo juga memberikan beberapa bantuan lainnya di Banyumas, seperti 21 kacamata AI kepada para penyandang disabilitas, tablet pintar kepada enam sekolah dasar, dan 101 paket sembako.


(prf/ega)