– Status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, meningkat menjadi Level IV (Awas) setelah memuntahkan awan panas guguran sejauh 13 kilometer (km) pada Rabu . Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan darurat.“Keselamatan dan keamanan warga harus menjadi prioritas. Termasuk bagi para pendaki yang sempat terjebak saat erupsi Semeru,” ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin .Aktivitas kegempaan Semeru dilaporkan masih tinggi. Puan meminta seluruh kegiatan masyarakat di zona merah dihentikan total, terutama di wilayah aliran Besuk Kobokan.“Pemerintah daerah dan aparat terkait harus memastikan evakuasi berlangsung cepat, terarah, dan sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),” tegasnya.Baca juga: TNI Kirim 651 Pasukan Tempur Bantu Penanganan Bencana Erupsi SemeruIa juga menekankan pentingnya evakuasi yang terukur mengingat kepanikan warga saat erupsi terjadi.“Pastikan tak ada warga di sekitar lereng Semeru yang tertinggal untuk dievakuasi. Semua warga harus diselamatkan,” kata Puan.Puan turut menyoroti keberadaan pendaki yang sempat tertahan di kawasan Ranu Kumbolo. Ia meminta proses penyelamatan dilakukan dengan pengamanan maksimal.“Mengingat potensi bahaya lanjutan, jalur pendakian dan area wisata di sekitar Semeru sebaiknya harus ditutup sementara secara disiplin,” katanya.Pendakian memang masih dibuka pada Rabu pagi karena radius aman saat itu berada di kisaran 5–8 km. Baca juga: PLN: 571 Rumah di Lumajang Padam Listrik akibat Erupsi SemeruSebanyak 178 pendaki sempat terjebak di Ranu Kumbolo akibat kondisi jalur yang licin, gelap, dan rawan longsor. Seluruh pendaki kini dipastikan aman karena arah awan panas mengarah ke Gladak Perak, bukan ke kawasan Ranu Kumbolo.Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menutup seluruh aktivitas pendakian setelah PVMBG meningkatkan status Semeru ke Level IV. Penutupan ini dilakukan karena potensi bahaya erupsi masih sangat tinggi dan zona sektoral 20 km arah selatan–tenggara dinyatakan berisiko besar.Puan menekankan bahwa perlindungan terhadap warga di pengungsian harus menjadi perhatian serius.“Pemerintah daerah (pemda) harus memastikan lokasi pengungsian aman dan layak, mulai dari logistik, air bersih, kesehatan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujar mantan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.Baca juga: Update Erupsi Semeru: Pengungsi Mulai Pulang, Jalur Lumajang–Malang Kembali DibukaPuan juga menekankan pentingnya penyampaian informasi resmi yang cepat dan tidak tumpang tindih untuk menghindari rumor atau informasi keliru.
(prf/ega)
Semeru Erupsi Level Awas, Puan Tegaskan Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
2026-01-13 05:52:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 05:38
| 2026-01-13 05:04
| 2026-01-13 04:47
| 2026-01-13 03:59










































