Malaysia-China Siap Investasi Rp 62,3 T di Jateng, Tertarik Tenaga Kerja yang Kompetitif

2026-01-11 04:09:54
Malaysia-China Siap Investasi Rp 62,3 T di Jateng, Tertarik Tenaga Kerja yang Kompetitif
SEMARANG, – Investasi senilai Rp 62,3 triliun akan ditanamkan oleh investor dari Malaysia dan Fujian, China, di Jawa Tengah (Jateng). Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan hal itu saat menghadiri acara pengukuhan Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan dalam rapat senat terbuka Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu .Luthfi merinci, total investasi Rp 62,3 triliun itu terdiri dari investor Malaysia sekitar Rp 6,9 triliun dan dari China mencapai Rp 55,4 triliun.“Totalnya ada Rp62,3 triliun. Dari Malaysia sekitar Rp6,9 triliun, dan dari Fujian, China, mencapai Rp55,4 triliun,” beber Luthfi dalam keterangan tertulis.Baca juga: Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa TengahLuthfi menyebut saat ini para investor tersebut sudah melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) atas niatan untuk penanaman investasi tersebut.Dia membeberkan bahwa Provinsi Fujian, China, dengan Jawa Tengah sudah menjalin hubungan kerja selama 20 tahun sebagai “sister province” dan mereka berkomitmen menanam investasi besar yang mencakup berbagai sektor.Mulai dari pembangunan jalan, pendirian pabrik beton dan material konstruksi, industri komponen mobil, hingga infrastruktur perumahan.Perusahaan barang pecah belah serta industri energi terbarukan, seperti solar panel, juga akan masuk di dalamnya.Baca juga: Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi“Mereka tertarik ke Jawa Tengah karena tenaga kerja kita kompetitif, daerah kita padat modal dan padat karya, serta iklim investasinya nyaman. Perizinan investasi juga kita permudah,” kata Luthfi.Selain investasi, Pemprov Jateng dan Provinsi Fujian juga akan bekerja sama di bidang pendidikan.Bahkan, sudah ada kesepakatan beasiswa dan magang SMK bidang Teknologi Informasi antara Jateng dan perusahaan Ruijie Network, China.Kerja sama yang dimotori Dinas Pendidikan Provinsi Jateng ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para siswa di Jateng, terutama di sektor vokasi.“Kita siapkan sekolah vokasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil. Apa yang dibutuhkan industri, itu yang kita latih,” lanjutnya.Pemerintah Provinsi Fujian juga berkomitmen membuka penerbangan langsung Fujian–Semarang.Baca juga: Aturan Perumusan Upah Belum Diterbitkan, Buruh Jateng Tegaskan Minta Kenaikan UMP Jadi Rp 2,3 JutaNamun, realisasi rute masih terkendala panjang landasan pacu bandara.


(prf/ega)