Prabowo: Pesawat Airbus A400M TNI AU Bisa Jadi Tanker Udara

2026-01-12 12:37:25
Prabowo: Pesawat Airbus A400M TNI AU Bisa Jadi Tanker Udara
Pesawat angkut terbaru milik TNI Angkatan Udara (AU), Airbus A400M, telah mendarat di Jakarta dan diserahkan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada TNI. Prabowo menyebut pesawat itu bisa digunakan untuk mengisi bahan bakar pesawat lain di udara (tanker udara)."Ini bisa juga (menjadi) tanker udara," kata Prabowo usai penyerahan pesawat secara simbolis di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin .Prabowo menyebut pemerintah sudah memesan dua unit pesawat angkut Airbus A400M. Dia membuka peluang negosiasi pembelian empat unit lagi pesawat Airbus A400M."Kita sudah aktif dua unit, kita sudah ada opsi empat unit. Kita mungkin negosiasi untuk kita tanda tangan empat unit lagi," kata Prabowo.Prabowo mengatakan pesawat itu dapat digunakan untuk bantuan logistik dan evakuasi korban dari wilayah konflik. Termasuk, katanya, untuk menjalankan misi kemanusiaan di Gaza."Saya kira ini mampu, sangat mampu (mengangkut bantuan logistik) tapi ini saya kira lebih berpengaruh dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi dan sebagainya," ujarnya.Sebagai informasi, Airbus A400M mampu membawa muatan hingga 30 ton dan menjangkau jarak sejauh 2.400 mil laut. Salah satu keunggulan Airbus A400M mampu beroperasi di landasan pendek, sempit, bahkan tidak beraspal. Kemampuan itu dianggap dapat membantu pelaksanaan misi tanggap bencana atau operasi di daerah terpencil.A400M juga bisa berfungsi sebagai pesawat tanker atau pengisian bahan bakar di udara. Sistem refueling itu disebut kompatibel dengan berbagai jenis pesawat. Pesawat A400M itu diyakini dapat memperpanjang durasi misi udara dan menambah daya jelajah armada TNI AU.Simak juga Video: Prabowo Sebut Pesawat Airbus A400M Bisa Buat Misi Kemanusiaan di Gaza[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-12 11:03